Meminum Air Pahit
Bilangan 5:24
Hukum Kecemburuan dan Ujian Kesetiaan
“Kemudian, imam harus menyuruh wanita itu meminum air pahit yang mendatangkan kutuk tadi. Air itu akan masuk ke dalam tubuhnya dan mendatangkan rasa pahit.”Bilangan 5:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan ia harus memberi perempuan itu minum air pahit yang mendatangkan kutuk itu, dan air itu akan masuk ke Bilangan 5.25–28 34 dalam badannya dan menyebabkan sakit yang pedih.”Bilangan 5:24 · TB
Terjemahan Baru
“Imam menyuruh wanita itu minum air pahit yang mendatangkan kutuk. Bila diminum, air itu menyebabkan rasa sakit.”Bilangan 5:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Sesudah itu, dia akan mengambil persembahan kecemburuan dari tangan perempuan itu, mengangkatnya untuk menyerahkannya kepada-Ku, dan membawanya ke mezbah. Lalu imam akan mengambil segenggam tepung dari persembahan itu dan membakarnya di atas mezbah sebagai tanda bahwa semua tepung itu sudah dipersembahkan kepada-Ku. Kemudian dia akan menyuruh perempuan itu minum air pahit yang mendatangkan kutuk.”Bilangan 5:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall cause the woman to drink the bitter water that causeth the curse: and the water that causeth the curse shall enter into her, and become bitter.”Bilangan 5:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 5:24?
Ayat ini melanjutkan prosedur: wanita itu meminum air pahit yang mendatangkan kutuk. Jika ia bersalah, air itu akan menyebabkan rasa pahit dan gejala fisik; jika tidak, ia akan selamat. Ini adalah ujian yang berasal dari Tuhan untuk mengungkap kebenaran.
Latar belakang
Wanita Diminumkan Air Kutuk
Setelah imam menulis kutuk dan membilasnya ke air, imam menyuruh wanita itu meminum air pahit tersebut. Ini adalah puncak ujian; air akan masuk ke tubuhnya dan jika ia bersalah, akan menyebabkan gejala fisik yang mengerikan.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di Tenda Suci, tempat kudus
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Pengarang Bilangan (Musa)
Pemimpin Israel, penulis tradisional kitab Taurat
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Allah dalam perjalanan di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁתָה
shatah · meminum
minum, meneguk
מָר
mar · pahit
pahit, getir, tidak enak
אָלָה
alah · kutuk
sumpah kutuk, kutukan
Kata 'minum' (shatah) secara harfiah melibatkan tubuh, 'pahit' (mar) menunjukkan rasa yang tidak enak, dan 'kutuk' (alah) menunjukkan penghakiman. Air yang pahit ini melambangkan konsekuensi dosa yang harus ditanggung jika terbukti bersalah.
Tahukah kamu
Air Pahit yang Menyatakan Kebenaran
Ritual ini unik dalam Perjanjian Lama karena menggunakan air untuk mengungkapkan kebenaran yang tersembunyi. Dalam budaya lain, ada juga ritual minum air untuk ujian, tapi ini adalah satu-satunya yang diperintahkan Allah secara spesifik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 5:24
Bilangan 5:27
akibat setelah minum
“maka akan tampak... air yang mendatangkan kutuk itu akan masuk ke dalam tubuhnya”
Mazmur 69:21
minum pahit
“Bahkan, mereka memberi aku makan tumbuhan pahit, dan minum cuka pada waktu aku haus”
Yohanes 19:29
minum pahit saat dihakimi
“Di situ ada sebuah bejana penuh anggur asam; lalu mereka menaruh spons yang dicelupkan dalam anggur asam itu pada sebatang hisop dan mengarahkannya ke mulut Yesus”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 5:24
✕ Sering dikira
Air ini secara otomatis membunuh atau melukai wanita yang bersalah.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan yang menyebabkan efek; air hanyalah media, dan jika wanita tidak bersalah, ia akan terbebas dan tetap subur.
✕ Sering dikira
Ritual ini memperlakukan wanita sebagai objek dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun sulit dipahami saat ini, ritual ini bertujuan melindungi wanita dari tuduhan palsu dan juga menjaga kekudusan pernikahan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 5:24
Terkadang kita menghadapi 'air pahit' dalam hidup—konsekuensi atau ujian yang tidak menyenangkan. Namun, Tuhan bisa memakainya untuk membersihkan dan menguji hati kita. Jangan takut saat diuji, karena itu bisa membawa kita lebih dekat pada kebenaran.
Tuhan, sajikanlah hati kami, dan jadikan setiap ujian sebagai sarana untuk bertumbuh dalam iman. Amin.