Kurban Sajian Kecemburuan
Bilangan 5:15
Ujian Kesetiaan
“maka pria itu harus membawa istrinya kepada imam beserta persembahan berupa sepersepuluh efa tepung jelai. Dia tidak boleh mencurahkan minyak atau kemenyan ke atas tepung itu sebab itu adalah kurban sajian kecemburuan, suatu kurban sajian pengingat, sebuah pengingat kesalahan.”Bilangan 5:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus membawa persembahan karena Bilangan 5.16–19 32 perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak dibubuhinya kemenyan, karena korban itu ialah korban sajian cemburuan, suatu korban peringatan yang mengingatkan kepada kedurjanaan.”Bilangan 5:15 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam kedua hal itu suami itu harus membawa istrinya kepada imam. Ia juga harus membawa persembahan yang diperlukan, yaitu satu kilogram tepung gandum. Tepung itu tak boleh dituangi minyak zaitun atau dibubuhi dupa, karena merupakan persembahan kecurigaan dan dimaksudkan untuk menandakan adanya kecurigaan suami terhadap istrinya.”Bilangan 5:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Untuk itu, suami yang merasa curiga tadi harus membawa istrinya kepada imam. Dia harus mempersembahkan satu kilogram tepung jelai karena persoalan dengan istrinya itu. Jangan menuang minyak zaitun ataupun menaburkan kemenyan pada tepung itu, karena tepung itu dipersembahkan atas kecemburuan, untuk membuktikan apakah istrinya berselingkuh atau tidak.”Bilangan 5:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then shall the man bring his wife unto the priest, and he shall bring her offering for her, the tenth part of an ephah of barley meal; he shall pour no oil upon it, nor put frankincense thereon; for it is an offering of jealousy, an offering of memorial, bringing iniquity to remembrance.”Bilangan 5:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 5:15?
Ayat ini menjelaskan persembahan yang harus dibawa suami saat istrinya diuji: sepersepuluh efa tepung jelai tanpa minyak atau kemenyan, yang disebut kurban sajian kecemburuan. Ini adalah kurban peringatan untuk mengingatkan akan kesalahan yang mungkin terjadi, menunjukkan bahwa masalah ini serius di hadapan Tuhan.
Latar belakang
Persembahan yang Mengingatkan Kesalahan
Suami yang cemburu harus membawa istrinya ke imam, dengan persembahan berupa tepung jelai yang tidak diberi minyak atau kemenyan. Persembahan ini disebut 'kurban sajian kecemburuan' dan berfungsi sebagai 'pengingat kesalahan', yaitu alat untuk mengungkap kebenaran.
Di mana
Gurun Sinai
Di depan Tenda Suci, dekat mazbah
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, perantara firman TUHAN
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang dalam perjalanan ke Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קֶמַח
qemach · tepung
Tepung, biasanya dari gandum atau jelai
שְׂעֹרָה
se'orah · jelai
Jelai, biji-bijian yang lebih murah
זִכָּרוֹן
zikaron · pengingat
Memorial, tanda peringatan
Tepung jelai yang tidak diberi minyak atau kemenyan melambangkan kesederhanaan dan kekurangan sukacita, sementara 'zikaron' menunjukkan bahwa persembahan ini berfungsi untuk memanggil Allah agar mengingat dan menghakimi.
Tahukah kamu
Tepung Jelai: Makanan Orang Miskin
Jelai adalah biji-bijian yang murah, sering digunakan untuk pakan ternak. Penggunaan ini menunjukkan bahwa kurban ini tidak dimaksudkan sebagai persembahan yang mewah, tetapi sebagai sarana penyelidikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 5:15
Imamat 2:1
Kurban sajian biasa
“Apabila seseorang mempersembahkan kurban sajian kepada TUHAN, haruslah tepung yang terbaik.”
Mazmur 51:19
Hati hancur
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina.”
Ibrani 10:3
Pengingat dosa
“Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang mengingat akan dosa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 5:15
✕ Sering dikira
Tepung jelai adalah korban yang murah dan tidak dihargai Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Kesederhanaan ini disengaja, bukan untuk direndahkan, tetapi untuk fokus pada tujuan penyelidikan, bukan pada nilai materi.
✕ Sering dikira
Kurban ini adalah semacam kutukan yang otomatis.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ritual yang menyerahkan hasilnya kepada Tuhan. Tidak ada kekuatan magis di dalamnya.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 5:15
Memberikan yang terbaik bagi Tuhan dalam setiap situasi, bahkan saat menghadapi konflik rumah tangga, adalah wujud kepercayaan kita kepada-Nya. Kita dapat membawa semua kekhawatiran kita kepada Tuhan melalui doa.
Tuhan, ajari aku untuk selalu datang kepada-Mu dalam setiap masalah, termasuk saat hubunganku terasa genting. Amin.