Dewa Sidang di Hadapan TUHAN

Ayub 1:7

Ayub Diuji: Iblis Mempertanyakan Kesalehan Ayub

PerikopAyub, Orang Benar · Ayub 1:1-12 →
“TUHAN bertanya kepada Setan, “Dari mana kamu datang?” Lalu, Setan menjawab TUHAN, katanya, “Dari menjelajahi bumi, dan berjalan kian kemari di atasnya.””

Ayub 1:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 1:7?

Ayat ini menggambarkan sebuah adegan di surga di mana 'anak-anak Allah' (makhluk surgawi) hadir di hadapan Tuhan, dan Setan juga muncul di antara mereka. Ini menunjukkan bahwa Setan memiliki akses ke hadirat Allah dan bertanggung jawab atas tindakannya. Ini menegaskan bahwa Allah berdaulat, bahkan atas kuasa kegelapan.

Latar belakang

Sidang Surgawi

Ayat ini membuka adegan kosmik: anak-anak Allah (malaikat) datang menghadap TUHAN, dan Setan ikut muncul. Ini menunjukkan realitas surgawi yang tak terlihat di balik peristiwa duniawi.

Di mana

Tempat penulisan

Tidak disebutkan; kemungkinan ditulis di Israel/Yehuda

Kapan

~500 SM (penulisan)

Masa hikmat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Ayub yang tidak dikenal

P

Kepada

Pembaca

Semua orang yang membaca kitab Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּנֵי הָאֱלֹהִים

bene ha'elohim · anak-anak Allah

Para makhluk surgawi, malaikat

לְהִתְיַצֵּב

lehit'yatzev · datang

Untuk berdiri, hadir dalam kapasitas resmi

הַשָּׂטָן

haśśāṭān · Setan

Sang penuduh, musuh

Frasa 'anak-anak Allah' menegaskan kuasa TUHAN atas semua makhluk, termasuk setan. Setan hadir bukan sebagai lawan yang setara, tetapi sebagai penuduh yang harus mempertanggungjawabkan diri di hadapan TUHAN.

Tahukah kamu

Siapa 'anak-anak Allah'?

Frasa 'anak-anak Allah' bisa merujuk pada malaikat atau makhluk ilahi, tetapi bukan berarti TUHAN punya anak biologis. Dalam budaya kuno, para dewa sering digambarkan memiliki dewan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 1:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 1:7

✕  Sering dikira

Menganggap Setan dan malaikat adalah makhluk yang setara dengan TUHAN.

✓  Yang sebenarnya

Mereka semua adalah makhluk ciptaan yang tunduk pada otoritas TUHAN.

✕  Sering dikira

Berpikir Setan muncul atas kemauannya sendiri tanpa izin TUHAN.

✓  Yang sebenarnya

Setan harus datang ke hadapan TUHAN, dan tidak bisa bertindak tanpa izin TUHAN.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 1:7

Adegan ini mengingatkan kita bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang terjadi, termasuk gerakan-gerakan Setan. Ketika kita menghadapi pencobaan, kita bisa yakin bahwa Allah tidak lengah, dan ada batasan-batasan yang Dia tetapkan. Kita dapat berdoa memohon perlindungan dan kebijaksanaan untuk tetap setia.

Tuhan, terima kasih Engkau berdaulat atas segala sesuatu, termasuk musuh-musuh kami. Ajar kami untuk selalu berlindung kepada-Mu dalam setiap pencobaan. Amin.