Keledai Tunduk, Bileam Murka
Bilangan 22:27
Keledai Berbaring di Jalan
“Keledai itu melihat malaikat TUHAN dan merebahkan tubuhnya. Saat itu, Bileam masih duduk di atasnya. Bileam menjadi marah dan memukul keledai itu dengan tongkatnya.”Bilangan 22:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu dengan Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu dipukulnyalah keledai itu dengan tongkat.”Bilangan 22:27 · TB
Terjemahan Baru
“Melihat malaikat TUHAN, keledai itu merebahkan diri. Bileam menjadi marah dan memukul keledai itu dengan tongkat.”Bilangan 22:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika melihat malaikat berdiri di depannya lagi, keledai itu langsung merebahkan diri dengan perutnya ke tanah sementara Bileam masih di atas punggungnya. Bileam menjadi sangat marah dan memukul keledai itu lagi dengan tongkatnya.”Bilangan 22:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the ass saw the angel of the LORD, she fell down under Balaam: and Balaam’s anger was kindled, and he smote the ass with a staff.”Bilangan 22:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 22:27?
Keledai itu kemudian merebahkan diri di bawah Bileam, yang membuat Bileam sangat marah dan memukulnya dengan tongkat. Ini adalah ketiga kalinya keledai itu bertindak untuk menghindari bahaya, tetapi Bileam tidak mengerti.
Latar belakang
Keledai Berhenti Total
Keledai melihat malaikat dan merebahkan diri, menolak melangkah lebih jauh. Bileam yang marah memukulnya dengan tongkat. Ini adalah klimaks dari frustrasi Bileam, tetapi juga momen di mana Tuhan akan berbicara melalui keledai.
Di mana
Dataran Moab
Jalan sempit, tepat di hadapan malaikat
Kapan
~1406 SM
Perjalanan menuju Kanaan
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Bilangan, dengan gaya naratif yang hidup.
Kepada
Pembaca
Umat yang belajar dari kisah ini.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָבַץ
ravatz · merebahkan
berbaring, beristirahat, atau berhenti.
אָנַף
anaf · marah
menjadi marah, meradang.
מַקֵּל
maqqel · tongkat
tongkat atau batang kayu, alat gembala.
Keledai 'berbaring' dalam ketakutan, sementara Bileam 'marah' dan menggunakan 'tongkat'—alat gembala yang seharusnya menunjukkan kepemimpinan, malah menjadi alat kekerasan.
Tahukah kamu
Bahasa Hewan
Dalam Alkitab, hanya dua hewan yang berbicara: ular di Eden dan keledai Bileam, keduanya digunakan untuk menyampaikan pesan ilahi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 22:27
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 22:27
✕ Sering dikira
Bileam marah karena keledai malas dan tidak patuh.
✓ Yang sebenarnya
Bileam marah karena tidak melihat malaikat; keledai justru patuh pada malaikat.
✕ Sering dikira
Keledai berbaring karena kelelahan.
✓ Yang sebenarnya
Keledai berbaring karena melihat malaikat dengan pedang terhunus.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 22:27
Kemarahan sering kali membuat kita buta terhadap campur tangan Tuhan. Sebelum bereaksi dengan marah, tanyakan pada dirimu: apakah Tuhan sedang berbicara melalui keadaan ini?
Bapa, berilah aku kesabaran dan kebijaksanaan untuk tidak cepat marah, dan bukalah mataku untuk melihat cara-Mu menuntunku. Amin.