Persembahan dengan Api
Bilangan 15:3
Aturan Kurban dan Hukum Kesalahan
“kamu harus memberikan persembahan dengan api kepada TUHAN, baik kurban bakaran maupun kurban nazar, kurban sukarela, atau kurban pada perayaan yang sudah ditetapkan, sebagai persembahan yang harum kepada TUHAN, dari antara kawanan ternakmu.”Bilangan 15:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan kamu hendak mempersembahkan korban api-apian bagi TUHAN, dari lembu sapi atau kambing domba, baik korban bakaran atau korban sembelihan, baik untuk membayar suatu nazar khusus, atau sebagai persembahan sukarela atau pada waktu perayaan-perayaanmu, dan dengan demikian menyediakan bau yang menyenangkan bagi TUHAN,”Bilangan 15:3 · TB
Terjemahan Baru
“Untuk kurban bakaran atau kurban pembayar kaul atau kurban sukarela atau kurban pada perayaan-perayaan biasa, kamu boleh mempersembahkan kepada TUHAN: sapi jantan, domba jantan, domba atau kambing. Bau kurban-kurban itu menyenangkan hati TUHAN.”Bilangan 15:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“kalian akan mempersembahkan berbagai macam kurban hewan di mezbah-Ku untuk membuat bau harum yang menyenangkan Aku, termasuk yang dibakar habis, dan kurban sembelihan yang lainnya. Ada juga kurban untuk memenuhi sumpah, kurban sukarela, dan kurban tertentu untuk setiap perayaan.”Bilangan 15:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And will make an offering by fire unto the LORD, a burnt offering, or a sacrifice in performing a vow, or in a freewill offering, or in your solemn feasts, to make a sweet savour unto the LORD, of the herd, or of the flock:”Bilangan 15:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 15:3?
Ayat ini menjelaskan berbagai jenis persembahan yang harus dipersembahkan kepada Tuhan ketika masuk ke negeri baru, termasuk kurban bakaran, nazar, sukarela, dan kurban pada perayaan. Semua harus dipersembahkan sebagai 'bau yang harum' bagi Tuhan, artinya menyenangkan di hadapan-Nya.
Latar belakang
Jenis-jenis Persembahan yang Diatur
Ayat ini menjelaskan berbagai jenis persembahan yang harus dipersembahkan dengan api kepada TUHAN: kurban bakaran, kurban nazar, kurban sukarela, dan kurban pada perayaan. Ini menekankan bahwa setiap bentuk ibadah harus dilakukan sesuai petunjuk.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di sekitar Gunung Sinai, dalam perkemahan Israel
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, sumber segala perintah
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, mediator firman TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרְבָּן
qorban · persembahan
sesuatu yang dibawa dekat kepada Allah
אֵשׁ
esh · api
api, simbol kehadiran dan penyucian
נִיחוֹחַ
nichoach · harum
bau yang menyenangkan, memuaskan
Kata qorban menunjukkan tujuan mendekatkan diri kepada Allah, api melambangkan penyucian dan pengorbanan, dan nichoach berarti Tuhan menerima persembahan itu dengan senang. Ini mengarah pada pemahaman bahwa ibadah yang benar menyenangkan hati Allah.
Tahukah kamu
Kurban sukarela berbeda dari kurban wajib
Kurban sukarela adalah ungkapan kasih dan syukur, tidak diwajibkan, tetapi tetap harus mengikuti aturan yang ditetapkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 15:3
Imamat 1:3
Jenis kurban bakaran
“Jikalau persembahannya merupakan kurban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela.”
Imamat 22:21
Kurban nazar dan sukarela
“Juga apabila seseorang mempersembahkan kepada TUHAN kurban keselamatan sebagai pembayar nazar khusus atau sebagai kurban sukarela”
Ulangan 12:6
Tempat persembahan
“ke sanalah harus kamu bawa segala persembahan dan korban bakaranmu, persepuluhan dan persembahan khususmu, korban nazarmu dan korban sukarelamu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 15:3
✕ Sering dikira
Menganggap semua persembahan harus berupa binatang, padahal ada juga persembahan sajian dan curahan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini hanya menyebutkan persembahan dengan api, tetapi ayat-ayat berikutnya menjelaskan berbagai jenis persembahan lainnya.
✕ Sering dikira
Mengira 'bau yang harum' berarti Allah membutuhkan bau secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa kiasan yang menunjukkan Allah menerima persembahan dengan senang hati, bukan bahwa Dia punya hidung manusia.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 15:3
Memberi yang terbaik kepada Tuhan adalah wujud syukur dan ketaatan. Apapun yang kita miliki, bisa dipersembahkan untuk kemuliaan-Nya, baik melalui pelayanan, waktu, talenta, atau harta, dengan sikap hati yang tulus.
Tuhan, terima kasih atas segala berkat-Mu. Ajar aku untuk mempersembahkan yang terbaik dari hidupku sebagai ungkapan syukur dan kasih kepada-Mu. Amin.