Mengutip Sifat Allah

Bilangan 14:18

Akibat Ketidakpercayaan Israel

PerikopUmat Mengeluh Lagi · Bilangan 14:1-25 →
“‘TUHAN itu lambat untuk marah, berlimpah dengan kasih setia, mengampuni kesalahan dan pelanggaran. Namun, Dia tidak membiarkan orang yang bersalah tidak dihukum, membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya sampai keturunan ketiga dan keempat.’”

Bilangan 14:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 14:18?

Musa mengutip pengakuan tentang sifat TUHAN: lambat marah, penuh kasih setia, mengampuni kesalahan, tetapi tidak membiarkan yang bersalah bebas dari hukuman, membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya. Ini menunjukkan bahwa TUHAN adil dan penuh kasih.

Latar belakang

Mengenal Karakter Allah

Musa mengutip pernyataan TUHAN sendiri tentang sifat-Nya: lambat marah, penuh kasih setia, pengampun, tetapi juga adil. Ini menjadi dasar permohonan pengampunan bagi Israel.

Di mana

Padang Gurun Paran

Di dekat Kadesh-Barnea, dalam percakapan dengan TUHAN

Kapan

~1440 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Musa memohon pengampunan
TUHAN mengampuni
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

pemimpin Israel, pembawa hukum Taurat

T

Kepada

TUHAN

Allah yang berfirman kepada Musa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶרֶךְ

erekh · lambat

panjang, sabar

חֶסֶד

chesed · kasih setia

kebaikan yang setia, kasih yang berkomitmen

נֹשֵׂא

nose · mengampuni

mengangkat, menanggung, mengampuni

Kata 'kasih setia' (chesed) adalah kasih yang berkomitmen, bukan sekadar perasaan. 'Mengampuni' (nose) berarti mengangkat beban. Jadi, Allah tidak hanya merasa kasihan, tetapi benar-benar mengambil dosa umat.

Tahukah kamu

Kutipan Persis

Ungkapan ini hampir persis dengan Keluaran 34:6-7, yang diucapkan TUHAN saat memberikan hukum Taurat kedua. Ini menunjukkan bahwa Musa hafal betul firman TUHAN.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 14:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 14:18

✕  Sering dikira

Ayat ini mengatakan Allah mengampuni semua orang tanpa syarat.

✓  Yang sebenarnya

Allah mengampuni, tetapi tetap membawa konsekuensi; Israel tetap dihukum, meski tidak dimusnahkan.

✕  Sering dikira

Kasih setia berarti Allah selalu berkata ya terhadap apa pun.

✓  Yang sebenarnya

Kasih setia berarti Allah setia pada perjanjian, termasuk setia pada konsekuensi dosa.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 14:18

Kita dapat bersyukur karena TUHAN lambat marah dan penuh kasih. Namun, kita juga harus ingat bahwa dosa memiliki konsekuensi. Biarlah pengenalan akan karakter TUHAN ini membuat kita hidup dalam hormat dan syukur, bukan sembrono dalam dosa.

Bapa, aku bersyukur karena Engkau lambat marah dan penuh kasih. Ajarlah aku untuk tidak menyalahgunakan kasih-Mu, tetapi hidup dalam hormat dan ketaatan kepada-Mu. Amin.