Tabera: nama tempat

Bilangan 11:3

Nama yang Mengesankan

Itulah sebabnya tempat itu dinamai Tabera, sebab api TUHAN menyala di antara mereka.

Bilangan 11:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 11:3?

Tempat itu dinamai Tabera, yang berarti 'pembakaran', untuk mengingat peristiwa api Tuhan menyala di antara mereka. Ini adalah peringatan tentang seriusnya dosa bersungut-sungut.

Latar belakang

Asal usul nama Tabera

Tempat itu dinamai Tabera, yang berarti 'pembakaran', untuk mengingat api TUHAN yang menyala di antara mereka. Ini menjadi monumen peringatan akan murka Allah.

Di mana

Tabera (dekat Sinai)

Padang gurun Paranim

Kapan

~1440 SM

Pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Api TUHAN menyala
Pemergian ke Hazerot
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Bilangan, tradisi Musa.

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel dan generasi setelahnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָרָא

qara · tempat itu dinamai

memanggil, menamai, memberi nama

טַבְעֵרָה

Tab'erah · Tabera

pembakaran, api yang menghanguskan

בָּעַר

ba'ar · menyala

berkobar, menyala-nyala

Menamai tempat adalah tindakan yang sengaja untuk mengingat peristiwa. 'Tabera' bukan sekadar nama, tetapi pengingat permanen akan konsekuensi dosa.

Tahukah kamu

Nama tempat sebagai pelajaran

Banyak nama tempat dalam Alkitab diberikan untuk mengabadikan peristiwa penting, baik berkat maupun hukuman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 11:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 11:3

✕  Sering dikira

Tabera adalah tempat yang selalu terbakar.

✓  Yang sebenarnya

Nama itu simbolis, mengingat peristiwa api yang pernah terjadi, bukan kondisi permanen.

✕  Sering dikira

Penamaan ini dilakukan oleh manusia, bukan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Teks naratif menyatakan 'tempat itu dinamai', kemungkinan oleh orang-orang, tetapi tujuan dan otoritasnya berasal dari Allah.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 11:3

Peristiwa ini mengajak kita untuk mengingat bahwa tindakan kita memiliki konsekuensi. Jangan biarkan keluhan menjadi batu sandungan bagi diri sendiri dan orang lain.

Bapa, tolong aku untuk selalu bersyukur dan tidak bersungut-sungut, supaya hidupku menjadi berkat. Amin.