Keluar dari Hidung
Bilangan 11:20
Akibat Meremehkan TUHAN
PerikopTujuh Puluh Pemimpin · Bilangan 11:4-30 →“melainkan selama sebulan penuh, sampai itu keluar dari hidungmu dan membuatmu jijik. Karena kamu telah menolak TUHAN yang tinggal di antaramu dan meratap di hadapan-Nya dengan berkata, ‘Mengapa dahulu kita meninggalkan Mesir?’””Bilangan 11:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi genap sebulan lamanya, sampai keluar dari dalam hidungmu dan sampai kamu muak--karena kamu telah menolak TUHAN yang ada di tengah-tengah kamu dan menangis di hadapan-Nya dengan berkata: Untuk apakah kita keluar dari Mesir?"”Bilangan 11:20 · TB
Terjemahan Baru
“tetapi satu bulan penuh lamanya kamu memakannya, sampai kamu menjadi sakit dan muntah-muntah karenanya. Hal itu terjadi karena kamu telah menolak TUHAN yang ada di tengah-tengah kamu. Dan juga karena kamu telah menangis di hadapan-Nya dan mengeluh bahwa kamu telah meninggalkan tanah Mesir."”Bilangan 11:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“tetapi satu bulan penuh, sampai daging keluar dari hidung kalian dan sampai kalian mau muntah melihat daging! Karena kalian sudah berbalik melawan TUHAN yang ada bersama kalian dengan berkata, ‘Harusnya kita jangan keluar dari Mesir!’””Bilangan 11:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But even a whole month, until it come out at your nostrils, and it be loathsome unto you: because that ye have despised the LORD which is among you, and have wept before him, saying, Why came we forth out of Egypt?”Bilangan 11:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 11:20?
Ayat ini melanjutkan teguran Tuhan. Mereka akan makan daging sampai keluar dari hidung dan menjadi jijik, sebagai akibat dari menolak Tuhan yang ada di tengah-tengah mereka. Keluhan mereka sebenarnya adalah penolakan terhadap pemeliharaan Tuhan, dan mereka merindukan kehidupan di Mesir yang penuh perbudakan.
Latar belakang
Peringatan Keras
TUHAN menjelaskan bahwa daging akan menjadi memualkan, keluar dari hidung mereka. Ini adalah konsekuensi karena mereka menolak TUHAN yang hadir di tengah mereka dan merindukan Mesir.
Di mana
Sinai
Di tenda pertemuan, berlanjut dari percakapan sebelumnya
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang kudus, tidak main-main
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָצָא
yatsa · keluar
keluar, muncul, pergi
אַף
af · hidungmu
hidung, juga kemarahan
זָרָה
zara · menjijikkan
memuakkan, membuat jijik
Kombinasi kata-kata ini menunjukkan bahwa konsekuensi bukan hanya fisik tetapi juga emosional: rasa jijik yang mendalam. Ini menggambarkan murka TUHAN yang nyata.
Tahukah kamu
Frasa Kasar yang Bermakna
Frasa 'keluar dari hidungmu' dalam bahasa Ibrani adalah ungkapan yang kuat, menggambarkan rasa jijik dan muak yang ekstrem. Ini bukan sekadar kenyang, tapi keengganan total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 11:20
Bilangan 11:33
Tulah langsung
“Selagi daging itu masih di antara gigi mereka, sebelum dikunyah, kemarahan TUHAN menyala.”
Mazmur 106:15
Hukuman atas keinginan
“Ia memberikan kepada mereka apa yang mereka minta, tetapi mendatangkan kekurusan ke dalam jiwa mereka.”
Roma 1:24
Serahkan pada hawa nafsu
“Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu hati mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 11:20
✕ Sering dikira
Mengira TUHAN hanya membiarkan mereka makan sampai bosan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hukuman aktif, bukan sekadar pasif. TUHAN murka karena mereka menolak Dia.
✕ Sering dikira
Mengira ungkapan 'keluar dari hidung' adalah hiperbola belaka.
✓ Yang sebenarnya
Ungkapan itu nyata secara harfiah, menunjukkan kejijikan yang ekstrem, bukan hanya kiasan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 11:20
Seringkali kita mengeluh tentang keadaan kita dan merindukan masa lalu yang terlihat lebih baik, padahal itu adalah masa lalu yang belum tentu baik. Keluhan bisa menjadi tanda bahwa kita tidak percaya pada rencana Tuhan saat ini. Mari belajar untuk melihat kebaikan Tuhan di setiap musim kehidupan.
Tuhan, ampunilah aku jika aku sering mengeluh dan merindukan masa lalu. Tumbuhkan dalam hatiku rasa syukur atas penyertaan-Mu hari ini. Amin.