Tulah Akibat Rakus

Bilangan 11:33

Murka di Tengah Kenikmatan

Selagi daging itu masih berada di antara gigi mereka, sebelum dikunyah, kemarahan TUHAN menyala terhadap mereka, dan TUHAN menghajar umat itu dengan tulah yang hebat.

Bilangan 11:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 11:33?

Saat daging masih di gigi mereka, murka Tuhan menyala dan Dia menghajar umat dengan tulah yang hebat. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak main-main dengan dosa, terutama sikap mengeluh dan tidak percaya yang terus-menerus.

Latar belakang

Murka saat Makan

Ketika daging masih ada di mulut mereka, kemarahan TUHAN menyala dan Ia menghajar umat dengan tulah yang hebat. Tempat itu dinamai Kibrot-Taawa, artinya 'kuburan kerakusan'.

Di mana

Kibrot-Taawa

Di perkemahan, saat daging sedang dimakan

Kapan

~1440 SM

Pengembaraan di Padang Gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mereka mengumpulkan puyuh
Berangkat ke Hazerot
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Bilangan

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel dan pembaca Alkitab

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָכָה

nakah · menghajar

Memukul, menyerang, atau menghukum.

מַגֵּפָה

magepah · tulah

Wabah, tulah, atau pukulan yang mematikan.

רַבָּה

rabbah · hebat

Besar, banyak, atau sangat kuat.

Ketiga kata itu menekankan kepastian dan kekuatan hukuman Allah—bukan sekadar teguran ringan, tetapi tulah yang serius.

Tahukah kamu

Kuburan Kerakusan

Nama Kibrot-Taawa berarti 'kuburan nafsu', menjadi peringatan permanen tentang bahaya meremehkan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 11:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 11:33

✕  Sering dikira

Menganggap tulah hanya karena makan banyak, bukan sikap hati.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman atas sikap meremehkan dan tidak percaya kepada TUHAN.

✕  Sering dikira

Mengira semua orang mati, padahal teks tidak menyebut jumlah.

✓  Yang sebenarnya

Tulah hebat itu mengakibatkan kematian, tetapi tidak dirinci.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 11:33

Dosa tersembunyi bisa mendatangkan akibat yang serius. Jangan menganggap remeh sikap negatif seperti mengeluh atau tidak puas, karena itu bisa menghancurkan berkat yang Tuhan beri. Introspeksi diri dan perbaiki sikap hati.

Tuhan, ampunilah aku jika sering mengeluh dan tidak bersyukur. Murnikan hatiku agar senantiasa berkenan kepada-Mu. Amin.