Permintaan Mati yang Radikal

Bilangan 11:15

Saat Hidup Terasa Tak Layak

Sebab itu, jika Engkau memperlakukanku seperti ini, mohon bunuh saja aku, apabila aku mendapat perkenan di hadapan-Mu, jangan biarkan aku melihat celakaku.”

Bilangan 11:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 11:15?

Dalam keputusasaannya, Musa memohon kepada Tuhan agar ia dibunuh saja jika ia harus terus menanggung beban yang begitu berat. Ini ungkapan kejujuran yang radikal dari seorang pemimpin yang tertekan.

Latar belakang

Musa Memohon Kematian

Musa memohon kepada Tuhan supaya dibunuh jika sudah tidak ada harapan, karena dia tidak tahan melihat penderitaannya sendiri. Ini adalah titik terendahnya.

Di mana

Perkemahan Israel di padang gurun Paran

Di hadapan Tuhan, mungkin di Tenda Pertemuan

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Musa mengaku tak sanggup
Tuhan menunjuk 70 tua-tua
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

pemimpin yang putus asa, berbicara terus terang

T

Kepada

TUHAN

Allah yang sabar dan mendengar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָרַג

harag · bunuh

membunuh, membinasakan

חֵן

khen · perkenan

kemurahan, kasih karunia

רָעָה

ra'ah · celaka

kejahatan, malapetaka

Musa meminta 'khen' (favor) dan 'ra'ah' (celaka), menunjukkan ia lebih takut gagal daripada mati; tetapi Tuhan menjawab dengan menunjuk pembantu.

Tahukah kamu

Permintaan Mati dalam Alkitab

Tuhan tidak mengabulkan permintaan Musa untuk mati, dan dia melanjutkan kepemimpinan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan sering punya cara yang lebih baik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 11:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 11:15

✕  Sering dikira

Musa benar-benar ingin mati, jadi dia berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Musa mengungkapkan keputusasaan; Tuhan tidak menghakiminya, tapi menawarkan solusi.

✕  Sering dikira

Tuhan diam dan tidak menjawab.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan langsung menjawab dengan instruksi untuk memilih 70 tua-tua.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 11:15

Ada kalanya kita merasa ingin menyerah dan melarikan diri. Namun, Tuhan ingin kita membawa keputusasaan kita kepada-Nya, karena Ia sanggup memberi kekuatan baru.

Tuhan, saat aku putus asa, peganglah tanganku. Jangan biarkan aku larut dalam keputusasaan, tetapi arahkan pandanganku kepada-Mu yang memberi harapan. Amin.