Mulut yang Mengutuk Diri Sendiri
Ayub 9:20
Ketidakmampuan Manusia untuk Membenarkan Diri
PerikopTidak Seorang pun Dapat Bertahan di Hadapan Allah · Ayub 9:1-35 →“Meskipun aku di sisi yang benar, mulutku sendiri akan mengutukku. Meskipun aku tidak bersalah, Dia akan membuktikan bahwa aku bersalah.”Ayub 9:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekalipun aku benar, mulutku sendiri akan menyatakan aku tidak benar; Ayub 9.21–28 27 sekalipun aku tidak bersalah, Ia akan menyatakan aku bersalah.”Ayub 9:20 · TB
Terjemahan Baru
“Aku setia dan tak berbuat dosa, tetapi mulutku seakan berkata sebaliknya; setiap kata yang dibentuk bibirku, seolah-olah mempersalahkan diriku.”Ayub 9:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“If I justify myself, mine own mouth shall condemn me: if I say, I am perfect, it shall also prove me perverse.”Ayub 9:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 9:20?
Ayub mengatakan bahwa meskipun ia benar, mulutnya sendiri akan menyalahkannya, dan Allah akan membuktikan dia bersalah. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak bisa membenarkan diri di hadapan Allah yang kudus, karena standar kesempurnaan-Nya terlalu tinggi. Bahkan pikiran dan perkataan kita bisa menjadi saksi melawan kita.
Latar belakang
Kebenaran diri yang tak berguna
Ayub merasa bahwa meskipun dia benar di hadapan manusia, di hadapan Allah dia tidak dapat berbicara. Bahkan jika dia tidak bersalah, mulutnya sendiri akan mengutuk dia karena dia tidak dapat membela diri dengan sempurna di hadapan Allah yang mahasuci.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat abu, di luar rumah
Kapan
~1900 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Teman-teman Ayub
Tiga sahabat yang datang menghibur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָשַׁע
rasha · mengutuk
Menyatakan bersalah, menghukum, atau menganggap jahat
צָדַק
tsadaq · benar
Bersih, benar, atau adil
תָּם
tam · tidak bersalah
Sempurna, jujur, atau tanpa cela
Ayub menggunakan istilah yang berkaitan dengan status hukum: meskipun dia merasa bersih, dia tidak dapat menyatakan dirinya benar di hadapan Allah yang standarnya sempurna.
Tahukah kamu
Kata 'mengutuk' yang dipakai Ayub
Kata Ibrani 'rasha' di sini berarti 'menyatakan bersalah' atau 'menghukum'. Ayub tidak sedang mengutuk dirinya sendiri dalam arti kata-kata kotor, tetapi mengakui bahwa dia akan dianggap bersalah oleh Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:20
Roma 3:20
Tak ada yang benar
“Sebab tidak seorang pun yang dibenarkan di hadapan-Nya oleh karena melakukan hukum Taurat.”
Mazmur 143:2
Tidak ada yang benar
“Janganlah menghakimi hamba-Mu ini, sebab di hadapan-Mu tidak ada seorang pun yang benar.”
Amsal 20:9
Tidak ada yang suci
“Siapakah dapat berkata, 'Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari dosaku?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 9:20
✕ Sering dikira
Ayub mengutuk dirinya sendiri dengan kata-kata kotor.
✓ Yang sebenarnya
Ayub berbicara tentang Allah yang menyatakan dia bersalah, bukan dirinya sendiri yang mengutuk.
✕ Sering dikira
Ayub benar-benar tidak bersalah dan Allah salah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mengakui bahwa di hadapan Allah yang kudus, manusia tidak dapat sempurna.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 9:20
Kita sering menganggap diri kita baik, tetapi firman Allah mengingatkan bahwa semua orang telah berbuat dosa. Daripada membela diri, kita perlu mengakui kelemahan kita dan memohon anugerah Allah. Jangan biarkan kesombongan menghalangi kita untuk bertobat.
Ya Allah, ampunilah aku jika aku terlalu percaya diri pada kebenaranku sendiri; ajari aku untuk bergantung pada kasih karunia-Mu. Amin.