Membenci Hidup
Ayub 9:21
Keputusasaan Ayub di Tengah Penderitaan
PerikopTidak Seorang pun Dapat Bertahan di Hadapan Allah · Ayub 9:1-35 →“Aku tidak bersalah; aku tidak mengenal diriku sendiri; aku membenci hidupku.”Ayub 9:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku tidak bersalah! Aku tidak pedulikan diriku, aku tidak hiraukan hidupku!”Ayub 9:21 · TB
Terjemahan Baru
“Aku tak bersalah, tapi aku tak perduli. Aku jemu hidup. Bagiku tak ada yang penting lagi; yang bersalah dan yang benar, sama saja nasibnya: Allah akan membinasakan kedua-duanya.”Ayub 9:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Though I were perfect, yet would I not know my soul: I would despise my life.”Ayub 9:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 9:21?
Ayub mengaku tidak bersalah, tetapi ia tidak mengenal dirinya sendiri dan membenci hidupnya. Ini menunjukkan keputusasaannya yang mendalam; ia merasa terjebak dalam penderitaan tanpa jalan keluar. Ia tidak bisa memahami mengapa hal ini terjadi padanya meskipun ia merasa tidak bersalah.
Latar belakang
Keinginan untuk mati
Ayub menyatakan bahwa meskipun dia tidak bersalah, dia tidak mengenal dirinya sendiri dan membenci hidupnya. Ini adalah salah satu titik terendah dalam penderitaannya, di mana dia lebih memilih kematian daripada hidup dalam kepedihan yang tak berkesudahan dan tanpa kepastian.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat abu, di luar rumah
Kapan
~1900 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Teman-teman Ayub
Tiga sahabat yang datang menghibur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוּץ
quts · membenci
Merasa jijik, muak, atau benci
תָּם
tam · tidak bersalah
Sempurna, jujur, atau tanpa cela
יָדַע
yada · mengenal
Mengetahui secara intim atau akrab
Kata 'tam' untuk tidak bersalah muncul lagi, tetapi Ayub mengaku tidak 'yada' (mengenal) dirinya sendiri, menunjukkan ketidakpastian akan kebenarannya sendiri di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Kata 'membenci' dalam konteks ini
Dalam bahasa Ibrani, 'quts' berarti 'merasa jijik' atau 'menjijikkan'. Ayub bukan sekadar tidak suka, tetapi merasa muak dengan hidupnya sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:21
Ayub 10:1
Muak akan hidup
“Aku muak akan hidupku; aku akan membiarkan keluhanku bebas; aku akan berbicara dalam kepahitan jiwaku.”
Pengkhotbah 2:17
Membenci hidup
“Jadi aku membenci hidup, karena segala sesuatu yang dilakukan di bawah matahari adalah sia-sia.”
Ayub 3:20-21
Mengapa harus hidup?
“Mengapa terang diberikan kepada yang menderita, dan hidup kepada yang jiwanya pahit?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 9:21
✕ Sering dikira
Ayub mengakui bahwa dia sebenarnya bersalah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mempertahankan bahwa dia tidak bersalah, tetapi keadaannya membuatnya benci hidup.
✕ Sering dikira
Ayub menjadi atheis atau tidak percaya Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayub masih percaya Tuhan, tetapi dia bergumul dengan rancangan Tuhan atas hidupnya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 9:21
Ketika hidup terasa berat dan membingungkan, kita mungkin merasa seperti Ayub. Namun, kita bisa datang kepada Allah dengan kejujuran, mengakui keputusasaan kita. Allah sanggup memberikan kekuatan dan harapan di tengah badai, meskipun kita tidak selalu mengerti alasan-Nya.
Tuhan, ketika aku tidak mengerti jalan-Mu, peganglah tanganku dan beri aku kekuatan untuk terus berjalan. Amin.