Mengaku tidak ada yang benar

Mazmur 143:2

Doa mohon pertolongan di tengah kejaran musuh

Jangan masuk ke dalam pengadilan bersama hamba-Mu ini karena tidak ada seorang pun yang hidup benar di hadapan-Mu.

Mazmur 143:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 143:2?

Daud menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di hadapan Tuhan. Dia tidak meminta dibebaskan dari pengadilan, tetapi memohon belas kasihan. Ini adalah pengakuan akan keberdosaan manusia dan kebutuhan akan anugerah Tuhan.

Latar belakang

Memohon belas kasihan

Daud menyadari bahwa jika TUHAN mengadilinya dengan standar hukum yang ketat, tidak ada seorang pun yang dapat dibenarkan. Dia memohon agar TUHAN tidak masuk ke dalam pengadilan bersamanya, karena semua manusia berdosa.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa, mungkin di gua atau tempat persembunyian

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengejaran oleh Saul
Pengangkatan sebagai raja
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, sedang dikejar musuh

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang setia dan adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִשְׁפָּט

mishpat · pengadilan

penghakiman, proses hukum

חָיָה

chayah · hidup

hidup, dalam arti memiliki kehidupan yang benar di hadapan Allah

צָדַק

tsadaq · benar

menjadi benar, dinyatakan benar

Kata 'benar' (tsadaq) terkait dengan keadilan (tsedaqah) di ayat 1. Daud tidak menyangkal kesalahannya, tetapi memohon anugerah, karena manusia tidak dapat bertahan jika Allah menghakimi dengan standar sempurna.

Tahukah kamu

Ayat ini sering dikutip dalam liturgi

Ungkapan 'jangan masuk pengadilan' menjadi dasar bagi banyak doa pengakuan dosa dalam tradisi gereja, menekankan kebutuhan akan kasih karunia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 143:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 143:2

✕  Sering dikira

Daud mengaku tidak berdosa sama sekali

✓  Yang sebenarnya

Daud mengaku semua orang berdosa, termasuk dirinya

✕  Sering dikira

Daud meminta agar Allah tidak menghakimi siapa pun

✓  Yang sebenarnya

Daud memohon belas kasihan, bukan menolak penghakiman secara mutlak

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 143:2

Jangan pernah merasa diri kita lebih baik dari orang lain atau terlalu percaya diri. Sadarilah bahwa kita semua membutuhkan pengampunan dan belas kasihan Tuhan setiap hari. Ini membuat kita rendah hati dan bergantung pada-Nya.

Tuhan, ampunilah aku karena segala dosaku, dan janganlah Engkau memperlakukan aku menurut kesalahanku, amin.