Murka Allah dan Rahab

Ayub 9:13

Ayub Merespons: Manusia Tak Kuasa Melawan Allah

PerikopTidak Seorang pun Dapat Bertahan di Hadapan Allah · Ayub 9:1-35 →
“Allah tidak akan menarik kembali kemurkaan-Nya; para pembantu Rahab tunduk di bawah-Nya.”

Ayub 9:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 9:13?

Ayub mengakui kuasa dan kemurkaan Allah yang tak dapat dibendung. Bahkan 'para pembantu Rahab' (makhluk mitos yang melambangkan kekacauan) tunduk di bawah-Nya. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang bisa melawan atau menggagalkan rancangan Allah, sekalipun itu tampak kejam.

Latar belakang

Murka Allah yang tak terbendung

Ayub menggambarkan kuasa Allah yang tak dapat dilawan, bahkan makhluk mitos Rahab pun tunduk. Ini menunjukkan betapa mustahilnya manusia membela diri di hadapan Allah yang murka.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, berdiskusi

Kapan

~2000 SM (periode patriarkh)

Kitab Puisi / Hikmat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Teman-teman terus menasihati
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita, mantan kaya raya

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, dan Zofar yang menghakimi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַף

af · kemurkaan

hidung atau murka, sering dikaitkan dengan napas panas

שׁוּב

shuv · menarik kembali

berbalik atau kembali

רַהַב

rahav · Rahab

nama monster laut atau kesombongan

Kata 'af' (murka) dan 'shuv' (berbalik) menegaskan bahwa murka Allah tidak dapat diputar balik, dan Rahab melambangkan kekuatan yang takluk.

Tahukah kamu

Rahab, bukan Rahab di Yerikho

Di sini Rahab adalah monster laut dari mitologi, melambangkan kekacauan, bukan perempuan di kitab Yosua.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 9:13

✕  Sering dikira

Ayub percaya Allah itu jahat dan kejam.

✓  Yang sebenarnya

Ayub justru mengakui kuasa Allah, tetapi bingung dengan penderitaannya.

✕  Sering dikira

Rahab adalah perempuan di Yerikho.

✓  Yang sebenarnya

Di sini Rahab adalah makhluk mitos, bukan tokoh sejarah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 9:13

Ketika hidup terasa tidak adil, kita mungkin ingin menyalahkan atau melawan Allah. Ayub mengingatkan bahwa Allah berdaulat penuh, dan perlawanan kita hanya akan melelahkan kita sendiri. Lebih baik kita datang kepada-Nya dengan rendah hati.

Tuhan, aku percaya bahwa Engkau berdaulat atas segala hal; tolong aku untuk tidak melawan-Mu, tetapi tunduk dan mencari kehendak-Mu. Amin.