Kafilah yang tersesat di gurun

Ayub 6:18

Ayub Merespons: Kesusahan Tiada Tara

Kafilah-kafilah akan menyimpang dari jalannya; mereka pergi ke gurun, lalu binasa.

Ayub 6:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 6:18?

Ayub menggambarkan bagaimana kafilah atau pengembara tersesat karena mengikuti sungai-sungai kering itu dan akhirnya binasa di padang gurun; demikianlah harapan yang sia-sia.

Latar belakang

Kafilah yang kehilangan arah

Ayub menggambarkan kafilah yang menyimpang dari jalan yang biasa, mencari air di sungai yang ternyata kering. Mereka pergi ke padang gurun dan mati kehausan. Ini adalah peringatan bahwa jika sahabat tidak dapat diandalkan, orang akan binasa.

Di mana

Tanah Us

Di tempat abu, di luar rumahnya, setelah kehilangan segalanya

Kapan

~2000 SM (zaman para leluhur)

Peristiwa di awal Alkitab, sebelum hukum Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub dihibur oleh Elihu
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, kaya raya lalu jatuh miskin

E

Kepada

Elifas, Bildad, dan Zofar

tiga sahabat yang datang menghibur tetapi malah menyalahkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֹרַח

orach · kafilah

rombongan pengembara atau kafilah yang berjalan bersama

סוּר

sur · menyimpang

berbalik, menyimpang dari jalan; menunjukkan kegagalan

אָבַד

avad · binasa

binasa, mati, hilang; sering untuk kehancuran total

Kata-kata ini membentuk gambaran tentang harapan yang salah: kafilah meninggalkan jalur yang aman (menyimpang) karena mencari sesuatu yang tidak ada, dan akhirnya binasa. Ini mengajarkan bahwa mengandalkan sesuatu yang tidak pasti akan berakhir dengan kehancuran.

Tahukah kamu

Rute kafilah kuno

Kafilah di zaman kuno mengandalkan sumber air yang dikenal. Jika sungai mengering, mereka harus menyimpang jauh, dan banyak yang mati di padang pasir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 6:18

✕  Sering dikira

Ini adalah kisah nyata tentang kafilah yang hilang.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perumpamaan untuk menggambarkan sahabat-sahabat Ayub yang tidak dapat diandalkan.

✕  Sering dikira

Ayub berbicara tentang kehancuran orang-orang jahat.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang membandingkan sahabatnya dengan sungai yang mengecewakan para pelancong.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 6:18

Jangan mengikuti 'jalan pintas' yang dijanjikan manusia; itu bisa menyesatkan. Arahkan hidupmu pada firman Tuhan yang selalu menuntun ke jalan yang benar.

Tuhan, jauhkan aku dari harapan yang sia-sia; tuntunlah aku selalu di jalan-Mu yang benar. Amin.