Saudara yang tidak setia

Ayub 6:15

Kekecewaan terhadap Sahabat yang Tidak Tulus

Saudara-saudaraku telah berbuat dengan tidak jujur seperti anak sungai, seperti aliran sungai yang mengalir pergi,

Ayub 6:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 6:15?

Ayub menyamakan sahabat-sahabatnya dengan sungai yang mudah kering atau aliran air yang tidak bisa diandalkan, tidak setia saat dibutuhkan.

Latar belakang

Ayub menyamakan sahabat dengan sungai kering

Ayub berkata bahwa sahabat-sahabatnya berbuat tidak jujur, seperti sungai yang penuh saat musim hujan tetapi kering saat dibutuhkan. Ini adalah metafora tentang orang yang mengecewakan ketika kita sangat membutuhkan mereka.

Di mana

Tanah Uz

di timbunan abu, di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sahabat sampai di tempat Ayub
Percakapan panjang Ayub dengan sahabat
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang merasa dikhianati sahabat

E

Kepada

Elifas, Bildad, dan Zofar

tiga sahabat yang datang menghibur tapi malah menuduh

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּגַד

bagad · tidak jujur

berkhianat, bertindak curang

נַחַל

nachal · anak sungai

sungai atau lembah yang berair; sering kering

עָבַר

avar · mengalir

lewat, bergerak, pergi

Kata 'bagad' menunjukkan pengkhianatan yang disengaja, bukan sekadar kecerobohan. Ayub menilai sahabatnya telah berlaku curang, seperti air yang mengalir pergi meninggalkan orang yang haus.

Tahukah kamu

Sungai kering di padang gurun

Di Timur Tengah, wadi (sungai kering) bisa banjir saat hujan, tetapi menghilang saat musim kemarau. Ini gambaran yang sangat akrab bagi pembaca asli.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 6:15

✕  Sering dikira

Ayub membandingkan sahabat dengan sungai yang mengalir deras

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, sungai itu kering saat dibutuhkan, seperti sahabat yang tidak menolong

✕  Sering dikira

Ayub menuduh sahabatnya sebagai pencuri atau kriminal

✓  Yang sebenarnya

Ia mengkritik ketidaksetiaan emosional mereka, bukan kejahatan nyata

Renungan

Renungan Singkat Ayub 6:15

Kita mungkin pernah dikecewakan oleh orang yang kita percaya. Saat itu, kita belajar bahwa pengertian sejati hanya datang dari Tuhan yang tidak pernah berubah.

Ya Allah, saat manusia mengecewakan aku, ingatkanlah aku bahwa Engkau selalu setia dan dapat diandalkan. Amin.