Gigi rusak dan kaki goyah

Amsal 25:19

Nasihat untuk Hidup Bijak

Bagaikan gigi yang rusak dan kaki yang goyah, seperti itulah kepercayaan kepada pengkhianat pada masa kesusahan.

Amsal 25:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 25:19?

Ayat ini membandingkan kepercayaan kepada pengkhianat dengan gigi yang rusak atau kaki yang goyah. Saat kita sedang susah, orang yang tidak setia justru tidak bisa diandalkan dan membuat masalah lebih besar. Intinya, hati-hati dalam memilih orang untuk dipercaya, terutama saat kita butuh pertolongan.

Latar belakang

Kepercayaan yang sia-sia

Amsal ini menggambarkan kekecewaan yang datang ketika kita mengandalkan orang yang tidak setia. Seperti gigi yang rusak atau kaki yang goyah, orang yang mengkhianati justru menyakiti saat kita paling membutuhkan.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, saat mengajar

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Allah
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel yang terkenal dengan kebijaksanaannya, penulis banyak amsal.

P

Kepada

Pembaca amsal

Orang-orang yang mencari hikmat untuk hidup sehari-hari.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֹעָה

ro'ah · rusak

bisa berarti patah, hancur, atau tidak berguna.

מוּעֶדֶת

mu'edet · goyah

tergelincir atau tidak stabil, siap jatuh.

בּוֹגֵד

boged · pengkhianat

orang yang tidak setia, berkhianat pada kepercayaan.

Ketiga kata ini menekankan bahwa pengkhianatan adalah sesuatu yang menyakitkan dan tidak dapat diandalkan, seperti alat yang rusak. Kepercayaan yang salah bisa menghancurkan kestabilan hidup kita.

Tahukah kamu

Simbolisme gigi dan kaki

Dalam budaya Timur Tengah kuno, gigi dan kaki adalah simbol kekuatan dan stabilitas. Kerusakan pada keduanya melumpuhkan aktivitas sehari-hari, seperti halnya pengkhianatan yang melumpuhkan hidup.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 25:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 25:19

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini menghakimi orang yang pernah mengecewakan kita.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengajarkan agar bijak memilih orang yang kita percaya, bukan untuk menghakimi.

✕  Sering dikira

Mengira bahwa semua orang yang tidak setia akan berakhir buruk.

✓  Yang sebenarnya

Fokusnya adalah pada akibat yang kita alami saat mengandalkan orang yang tidak setia, bukan pada nasib orang itu.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 25:19

Saat memilih teman atau rekan kerja, perhatikan karakter mereka, bukan hanya kebaikan di awal. Jangan menaruh harapan terlalu tinggi pada orang yang belum terbukti setia.

Ya Tuhan, berilah aku kebijaksanaan untuk membedakan orang yang dapat dipercaya dan jauhkan aku dari pengkhianat. Amin.