Kutipan Ayub yang Kontroversial

Ayub 34:5

Elihu Menegur Ayub

“Sebab, Ayub berkata, ‘Aku ini benar, tetapi Allah menjauhkan keadilanku.”

Ayub 34:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 34:5?

Elihu mengutip perkataan Ayub yang mengaku benar tetapi merasa Allah tidak adil. Ayub merasa bahwa Tuhan menjauhkan keadilan-Nya darinya, meskipun dia tidak bersalah. Ini menunjukkan kepedihan Ayub dan perasaannya bahwa Allah tidak adil.

Latar belakang

Ayub Merasa Dianiaya

Elihu mengutip perkataan Ayub bahwa dirinya benar tetapi Allah seolah-olah tidak memberinya keadilan. Ini menunjukkan keputusasaan Ayub karena penderitaannya tanpa sebab yang jelas.

Di mana

Tanah Uz

Lokasi tidak jelas, mungkin di dekat reruntuhan rumah Ayub

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa bangsa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub menderita berat
Ayub merendahkan diri
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Pemuda berhikmat, ikut berdiskusi, sedikit naif

O

Kepada

Orang-orang berhikmat

Mungkin Ayub dan ketiga sahabatnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צַדִּיק

tsaddiq · benar

benar, adil, tidak bersalah

אֵל

El · Allah

Allah, yang kuat

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

keputusan hukum, keadilan

Ayub mengklaim dirinya 'tsaddiq', tetapi merasa Allah menahan 'mishpat' darinya; ada ketegangan antara status benar dan pengalaman tidak adil.

Tahukah kamu

Frasa 'Menjauhkan keadilan'

Frasa ini hanya muncul sekali dalam Alkitab, menandakan intensitas keluhan Ayub.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 34:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 34:5

✕  Sering dikira

Ayub benar-benar tidak berdosa, jadi Allah tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Ayub bukan mengaku sempurna, tetapi tidak ada dosa yang pantas untuk penderitaan separah itu.

✕  Sering dikira

Allah sengaja menutup mata terhadap kebenaran Ayub.

✓  Yang sebenarnya

Elihu akan menjelaskan bahwa Allah selalu adil, meski tampaknya tidak.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 34:5

Saat kita menderita, kita mungkin merasa Tuhan tidak adil dan menjauh dari kita. Namun, ingatlah bahwa perasaan kita tidak selalu mencerminkan kebenaran. Berbicaralah dengan jujur kepada Tuhan, tetapi tetap percaya bahwa Dia adil.

Tuhan, saat aku merasa Engkau tidak adil, tolong aku untuk jujur di hadapan-Mu dan tetap percaya akan kebaikan-Mu. Amin.