Diusir dan Diteriaki

Ayub 30:5

Ratapan Ayub: Dari Hormat ke Hina

“Mereka diusir dari kumpulan orang banyak; orang-orang meneriaki mereka seperti pencuri”

Ayub 30:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 30:5?

Mereka diusir dari masyarakat, diteriaki seperti pencuri, sehingga harus tinggal di tempat-tempat terpencil. Ini menunjukkan kehidupan yang terbuang dan terisolasi, penuh rasa malu. Ayub membandingkan dirinya dengan mereka, karena ia juga merasa diusir dan dijauhi.

Latar belakang

Orang buangan yang difitnah

Orang-orang ini diusir dari komunitas, diteriaki seperti pencuri, sehingga mereka harus tinggal di tempat yang tidak layak. Mereka menjadi paria.

Di mana

Tanah Us

Di antara abu dan reruntuhan, di luar rumahnya

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
penderitaan Ayub terukir
Tuhan menjawab Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

seorang saleh yang menderita, ~60 tahun

T

Kepada

Tiga sahabatnya

Elifas, Bildad, dan Zofar; mereka datang untuk menghibur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּרַשׁ

garash · diusir

mengusir, membuang keluar dengan paksa.

רוּעַ

rua · meneriaki

berteriak keras, biasanya dalam peperangan atau sorak.

גַּנָּב

gannav · pencuri

pencuri, orang yang mengambil milik orang lain.

Gabungan kata-kata ini memperlihatkan perlakuan kejam: mereka diusir dengan teriakan, dicap kriminal. Ayub seolah berkata: 'Aku diperlakukan seperti mereka, padahal aku tidak bersalah.'

Tahukah kamu

Hukuman sosial terberat

Di dunia kuno, diusir dari kampung berarti kehilangan perlindungan hukum dan sosial. Hidup mereka benar-benar terancam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 30:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 30:5

✕  Sering dikira

Mengira orang-orang ini benar-benar pencuri.

✓  Yang sebenarnya

Mereka diteriaki 'pencuri' tanpa bukti; ini adalah cap negatif.

✕  Sering dikira

Menganggap Ayub sedang menyalahkan para pengemis ini

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang melukiskan betapa rendahnya status mereka, dan ironisnya dia sekarang sejajar dengan mereka.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 30:5

Pengucilan sosial adalah penderitaan yang berat. Kita dipanggil untuk menerima dan mengasihi orang-orang yang terpinggirkan, bukan menghakimi mereka. Saat kita merasa terasing, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

Tuhan, mampukan aku untuk menjadi sahabat bagi yang kesepian dan terbuang. Amin.