Anak-anak yatim mengemis

Mazmur 109:10

Doa mohon keadilan di tengah fitnah

PerikopDoa Orang yang Difitnah · Mazmur 109:1-31 →
“Biarlah anak-anaknya keluyuran dan mengemis, sambil mencari dari reruntuhan.”

Mazmur 109:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:10?

Penulis mazmur memohon agar anak-anak musuh menjadi pengemis dan keluyuran. Ini adalah lanjutan kutukan yang mengerikan, menunjukkan keinginan agar generasi lawan menderita.

Latar belakang

Daud memohon keadilan atas musuhnya

Daud sedang berada dalam situasi tertekan, mungkin karena difitnah dan diserang tanpa alasan oleh orang-orang fasik. Dalam doanya, ia memohon agar Tuhan menghukum musuhnya, dan di ayat ini ia menggambarkan akibat buruk yang ia harapkan terjadi pada keluarga musuh tersebut.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau tempat pengungsian, saat berdoa

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Daud sebagai raja
Pemberontakan Absalom
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, sedang dikejar musuh

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang dianggap sebagai Hakim yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נוע

nua · keluyuran

mondar-mandir tak tentu arah, menggelandang

שׁאל

sha'al · mengemis

meminta-minta, memohon belas kasihan

חרב

chorev · reruntuhan

tempat yang sunyi dan hancur, padang gersang

Ketiga kata ini menggambarkan kehancuran total: anak-anak kehilangan tempat tinggal, kehilangan sumber nafkah, dan terpaksa mengemis di tempat yang sudah tandus—sebuah gambaran betapa kutukan ini menghancurkan seluruh generasi.

Tahukah kamu

Konteks budaya

Dalam budaya Israel kuno, anak yatim dan janda adalah kelompok yang sangat rentan dan sering menjadi simbol ketidakadilan sosial. Kutukan agar anak-anak menjadi yatim dan mengemis menunjukkan betapa seriusnya Daud memandang pengkhianatan musuhnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:10

✕  Sering dikira

Daud sedang mengutuk musuhnya secara pribadi dengan penuh kebencian.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah seruan kepada Tuhan untuk menegakkan keadilan, bukan balas dendam pribadi. Daud menyerahkan penghakiman kepada Tuhan.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan kita untuk mengutuk orang lain.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini adalah doa, dan Yesus mengajarkan untuk mengasihi musuh; tetapi di sini Daud mengungkapkan perasaan jujurnya kepada Tuhan, bukan perintah bagi kita.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:10

Perkataan yang penuh kebencian dapat menghancurkan hubungan dan bahkan generasi. Mari kita belajar mengelola emosi dengan sehat, mungkin dengan menulis atau berbicara kepada sahabat, agar tidak menyimpan dendam.

Tuhan, tolong aku untuk tidak menyimpan keinginan buruk terhadap orang lain, tetapi memilih untuk memberkati. Amin.