Tembok Tembok Terbelah

Ayub 30:14

Ratapan Ayub di Tengah Penderitaan

Seperti melewati tembok yang terbelah, mereka datang; di tengah reruntuhan, mereka menerjang.

Ayub 30:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 30:14?

Ayub menggambarkan serangan musuh yang datang seperti air bah menerobos tembok yang rusak, menghancurkan segalanya. Ini melukiskan betapa dahsyat dan tak terbendungnya penderitaan yang menimpanya.

Latar belakang

Serangan seperti tembok roboh

Ayub menggambarkan musuh-musuhnya datang seperti tembok yang terbelah, menyerbu masuk melalui celah-celah reruntuhan. Ini menunjukkan serangan yang masif dan tidak terbendung, seperti air bah yang membanjiri melalui dinding yang jebol.

Di mana

Tanah Uz

Di tengah puing-puing kehidupannya

Kapan

~1900 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemakmuran Ayub lenyap
Tuhan berbicara kepada Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita hebat

T

Kepada

Tuhan

Sang Pencipta yang tampak diam

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פֶּרֶץ

perets · tembok

celah atau pelanggaran, seperti dinding yang berlubang

רָחַב

rachav · terbelah

menjadi lebar, meluas (biasa untuk celah yang melebar)

גָּלַל

galal · menerjang

menggulung atau menggelinding, seperti batu yang jatuh

Ketiga kata ini menggambarkan kehancuran yang progresif: celah yang membuka lebar, lalu serangan yang datang seperti batu yang menggelinding, tak terhentikan.

Tahukah kamu

Tembok yang terbelah

Dalam konteks militer zaman kuno, menerobos tembok kota adalah taktik umum untuk merebut kota. Ayub memakai gambaran ini untuk menunjukkan betapa dahsyatnya serangan penderitaan yang dialaminya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 30:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 30:14

✕  Sering dikira

Menganggap gambaran tembok ini merujuk pada fondasi Ayub yang rapuh.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang melukiskan serangan dari luar, seperti musuh yang menerobos pertahanan kota.

✕  Sering dikira

Mengira 'di tengah reruntuhan' berarti Ayub sendiri berada di reruntuhan.

✓  Yang sebenarnya

Frasa ini menggambarkan para penyerang datang melalui reruntuhan tembok, bukan Ayub di reruntuhan.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 30:14

Hidup memang bisa terasa seperti diterjang badai. Ketika datang masalah yang tak terbendung, kita bisa belajar untuk tetap berpegang pada janji Tuhan yang tidak pernah berubah di tengah segala kekacauan.

Bapa, saat badai hidup menerjang, berilah aku ketenangan dan keyakinan bahwa Engkau memegang kendali. Amin.