Ayub mengutuk malam kelahirannya

Ayub 3:7

Ayub mengutuk hari kelahirannya

Lihatlah, biarlah malam itu menjadi mandul; biarlah tidak ada sorak sukacita yang masuk.

Ayub 3:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 3:7?

Ayub mengutuk malam kelahirannya, berharap malam itu mandul dan tidak ada sukacita. Ini menunjukkan betapa dalamnya penderitaannya sampai ia menganggap hari kelahirannya sebagai kutukan, bukan berkat.

Latar belakang

Mengutuk malam kelahiran

Ayub sangat menderita, dan mengutuk malam saat ia dikandung. Ia ingin malam itu menjadi mandul, tanpa sukacita, dan hilang dari kalender.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat abu, di luar kampung

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Allah menjawab dari badai
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang kehilangan segalanya

T

Kepada

Tiga sahabatnya (Elifas, Bildad, Zofar)

datang menghibur, tetapi diam tujuh hari

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּלְמוּד

galmud · mandul

sepi, tandus, tanpa kegembiraan

רְנָנָה

renanah · sorak sukacita

teriakan gembira, lagu pujian

בּוֹא

bo' · masuk

datang, terjadi, hadir

Ayub menginginkan malam kelahirannya menjadi 'galmud' (sepi) tanpa 'renanah' (sukacita), sehingga tidak ada yang 'bo' (datang) untuk merayakan. Ini menunjukkan betapa dalam penderitaannya.

Tahukah kamu

Mengutuk hari dalam budaya kuno

Di Timur Dekat kuno, orang percaya hari tertentu bisa 'dikutuk' oleh para ahli sihir, tetapi Ayub hanya ingin hari itu dihapus, bukan memakai mantra.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 3:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 3:7

✕  Sering dikira

Ayub benar-benar memakai ilmu hitam untuk mengutuk harinya.

✓  Yang sebenarnya

Ini ekspresi puitis keputusasaan, bukan praktik sihir.

✕  Sering dikira

Ayub menyalahkan Tuhan atas kelahirannya.

✓  Yang sebenarnya

Ia menyalahkan hari itu sendiri, bukan secara langsung menuduh Allah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 3:7

Saat kita sangat menderita, kita mungkin merasa bahwa keberadaan kita adalah beban. Ingatlah bahwa perasaan itu nyata, tetapi jangan biarkan itu mendefinisikan hidup kita. Carilah dukungan dari orang lain dan dari Tuhan di tengah kepedihan.

Tuhan, saat aku merasa hidupku tidak berguna, tolong ingatkan aku bahwa Engkau selalu punya rencana dan kasih bagiku. Amin.