Para pengutuk hari dan Lewiatan

Ayub 3:8

Ayub mengutuk hari kelahirannya

PerikopAyub Mengutuk Hari Kelahirannya · Ayub 3:1-26 →
“Biarlah para pengutuk hari mengutuki hari itu, yaitu orang-orang yang siap membangunkan Lewiatan.”

Ayub 3:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 3:8?

Ayub meminta para pengutuk hari, yang konon bisa membangunkan Lewiatan (monster laut), untuk mengutuk hari kelahirannya. Ini adalah ungkapan keputusasaan yang ekstrem, mencari cara untuk menghapus keberadaannya.

Latar belakang

Membangunkan Lewiatan

Ayub merujuk pada praktik kuno di mana orang menyewa 'pengutuk hari' untuk mengutuk hari tertentu. Ia ingin mereka membangunkan Lewiatan, monster laut yang melambangkan kekacauan, agar hari itu kacau.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat abu, di luar kampung

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Allah menjawab dari badai
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang kehilangan segalanya

T

Kepada

Tiga sahabatnya (Elifas, Bildad, Zofar)

datang menghibur, tetapi diam tujuh hari

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָרַר

'arar · pengutuk

mengutuk, menyumpahi

יוֹם

yom · hari

hari, siang, waktu

לִוְיָתָן

livyatan · Lewiatan

monster laut, makhluk kacau

Mengutuk hari (yom) dengan 'arar dan membangunkan Lewiatan menunjukkan keinginan Ayub untuk mengembalikan malam itu ke keadaan kacau-balau sebelum penciptaan.

Tahukah kamu

Lewiatan dalam mitos kuno

Lewiatan sering digambarkan sebagai ular laut raksasa. Dalam Alkitab, ia juga dipakai sebagai simbol kekuatan Allah (Mazmur 104:26, Yesaya 27:1).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 3:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 3:8

✕  Sering dikira

Ayub percaya Lewiatan adalah dewa yang harus disembah.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menggunakan mitos itu untuk menggambarkan kehancuran, bukan menyembahnya.

✕  Sering dikira

Para pengutuk hari adalah tokoh nyata dalam Alkitab.

✓  Yang sebenarnya

Mereka disebut sebagai orang yang ada dalam budaya kuno, tidak disebutkan di tempat lain.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 3:8

Dalam keputusasaan, kita bisa mencari 'kutukan' atau jalan keluar yang ekstrem. Namun, kita dipanggil untuk membawa kepedihan kita kepada Tuhan, bukan kepada praktik-praktik yang tidak sehat. Ketika kita merasa terjebak, carilah komunitas iman yang sehat.

Ya Bapa, saat aku putus asa, jauhkan aku dari jalan yang salah. Tarik aku kembali kepada-Mu dan kepada mereka yang dapat mendukungku. Amin.