Melawan ketidakadilan
Ayub 29:17
Kenangan akan masa lalu
“Aku mematahkan gigi taring orang fasik, dan membuatnya melepaskan mangsanya dari giginya.”Ayub 29:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Geraham orang curang kuremuk, dan merebut mangsanya dari giginya.”Ayub 29:17 · TB
Terjemahan Baru
“Tapi kuasa orang kejam, kupatahkan, dan kurban mereka kuselamatkan.”Ayub 29:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And I brake the jaws of the wicked, and plucked the spoil out of his teeth.”Ayub 29:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 29:17?
Ayub menyatakan bahwa ia mematahkan gigi taring orang fasik dan melepas mangsanya. Ini adalah gambaran dirinya yang berani melawan kejahatan dan membebaskan orang yang ditindas, menunjukkan keberanian dan kekuatannya dalam menegakkan keadilan.
Latar belakang
Menghancurkan kekuatan orang fasik
Ayub melanjutkan daftar tindakan baiknya di masa lalu. Ia menghentikan para penindas dan memaksa mereka melepaskan korban mereka, seperti mematahkan taring binatang buas.
Di mana
Tanah Us
Di antara abu, di luar kota
Kapan
~2000 SM
Zaman para bapa bangsa
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Tiga sahabat
Elifas, Bildad, Zofar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁבַר
shavar · Mematahkan
memecahkan, menghancurkan
מְתַלְּעוֹת
metal'ot · Gigi taring
taring, gigi tajam
רָשָׁע
rasha · Orang fasik
orang yang bersalah, jahat
Tindakan Ayub bukanlah sekadar menahan kejahatan, tetapi secara aktif merampas kekuatan orang fasik—sebuah gambaran keadilan yang radikal dan tegas.
Tahukah kamu
Gigi taring sebagai simbol kekuatan
Gigi taring adalah senjata utama hewan pemangsa; mematahkannya berarti melucuti kemampuan untuk menyakiti, gambaran yang jelas tentang menumpas kejahatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 29:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 29:17
✕ Sering dikira
Ayub menggunakan kekerasan fisik untuk mematahkan gigi orang fasik.
✓ Yang sebenarnya
Ini bahasa kiasan; yang dimaksud adalah mengalahkan kekuatan orang fasik secara adil.
✕ Sering dikira
Ayub hanya melindungi kelompok tertentu, bukan semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Ia menyelamatkan siapa saja yang menjadi korban ketidakadilan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 29:17
Melawan kejahatan membutuhkan keberanian. Kita mungkin tidak menghadapi penjahat besar, tetapi kita bisa berani menyuarakan kebenaran ketika teman atau rekan kerja difitnah, dan membantu 'melepaskan mangsa' dari ketidakadilan.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk melawan ketidakadilan dan menjadi pembebas bagi mereka yang tertindas, sesuai kemampuan yang Engkau berikan. Amin.