Kitab Ayub · 6 ayat
Ayub 25
Bildad: Manusia Hina di Hadapan Allah
Tentang pasal ini
Ayub telah menderita dan teman-temannya datang menghibur. Setelah percakapan panjang di mana Ayub mempertanyakan keadilan Allah, Bildad kini menjawab dengan tegas, menekankan kebesaran Allah dan keniscayaan kehinaan manusia di hadapan-Nya.
Di manaTanah UsKapan~2000 SM (periode patriarkal)SiapaBildad, orang Suah
Tidak Seorang pun Benar di Hadapan Allah1Kemudian, Bildad, orang Suah, menjawab, katanya, 2“Kekuasaan dan kedahsyatan adalah milik Allah. Dia menegakkan kedamaian di tempat-Nya yang tinggi. 3Dapatkah jumlah pasukan-Nya dihitung? Kepada siapakah terang-Nya tidak bersinar? 4Lalu, bagaimana manusia bisa di sisi yang benar di hadapan Allah? Bagaimana dia yang lahir dari seorang perempuan bisa suci? 5Lihatlah, bahkan bulan pun tidak bersinar terang, dan bintang-bintang pun tidak suci di mata-Nya, 6lebih lagi manusia, yang hanya belatung, dan manusia fana, yang hanya cacing.
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya