Bildad Menjawab Ayub
Ayub 25:1
Bildad: Manusia Hina di Hadapan Allah
“Kemudian, Bildad, orang Suah, menjawab, katanya,”Ayub 25:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka Bildad, orang Suah, menjawab:”Ayub 25:1 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Bildad menjawab, "Allah itu sangat berkuasa; semua orang harus gentar di hadapan-Nya; Dialah yang memelihara kedamaian dalam kerajaan-Nya di surga.”Ayub 25:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then answered Bildad the Shuhite, and said,”Ayub 25:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 25:1?
Bildad, salah satu sahabat Ayub, mulai berbicara lagi. Ia menekankan bahwa Allah memiliki kekuasaan yang dahsyat dan mulia, sehingga manusia tidak layak untuk mempertanyakan keadilan-Nya.
Latar belakang
Bildad Angkat Bicara
Ayub telah menderita dan teman-temannya datang menghibur. Setelah percakapan panjang di mana Ayub mempertanyakan keadilan Allah, Bildad kini menjawab dengan tegas, menekankan kebesaran Allah dan keniscayaan kehinaan manusia di hadapan-Nya.
Di mana
Tanah Us
Di tempat pembuangan abu, setelah Ayub dilanda musibah
Kapan
~2000 SM (periode patriarkal)
Kisah Ayub
Yang berbicara
Bildad, orang Suah
Sahabat Ayub, pembela tradisi, tegas
Kepada
Ayub dan kawan-kawan
Ayub yang menderita, Elifas dan Zofar hadir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָה
'anah · menjawab
Memberi respons, menanggapi
בִּלְדַּד
bildad · Bildad
Mungkin berasal dari bahasa Aram, 'putra' atau 'penguasa'
שׁוּחִי
shukhi · orang Suah
Berasal dari wilayah Suah, mungkin di Arab utara
Kata 'menjawab' menunjukkan bahwa ini adalah bagian dari dialog, bukan monolog. Nama dan asal Bildad menegaskan identitasnya sebagai orang bijak dari luar, namun dengan perspektif yang kaku.
Tahukah kamu
Nama 'Bildad' bermakna 'Putra Perselisihan'
Namanya dalam bahasa Ibrani mungkin berarti 'putra perselisihan', mencerminkan wataknya yang suka berdebat untuk membenarkan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 25:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 25:1
✕ Sering dikira
Menganggap Bildad sebagai nabi Allah yang benar
✓ Yang sebenarnya
Ia adalah sahabat yang keliru, ditegur Allah di akhir kitab
✕ Sering dikira
Mengira ia berbicara dengan nada lembut
✓ Yang sebenarnya
Tegas dan kaku, menyalahkan Ayub secara tidak langsung
Renungan
Renungan Singkat Ayub 25:1
Ketika kita merasa hidup tidak adil, ingatlah bahwa Allah memegang kendali. Daripada terus bertanya 'mengapa', cobalah untuk mengakui kedaulatan-Nya dan mencari hikmah dalam setiap keadaan.
Tuhan, aku percaya bahwa kekuasaan dan kedahsyatan adalah milik-Mu; tolong aku untuk berserah dan mempercayai rencana-Mu. Amin.