Musuh dihancurkan, sisa dimakan api

Ayub 22:20

Elifas Menuduh Ayub dan Menyerukan Pertobatan

PerikopElifas Menasihati Ayub untuk Bertobat · Ayub 22:1-30 →
“‘Benar, musuh-musuh kami sudah dihancurkan, dan api memakan sisa-sisa yang mereka tinggalkan!’”

Ayub 22:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 22:20?

Orang benar menegaskan bahwa musuh-musuh telah dihancurkan dan sisa-sisa mereka dimakan api. Ini adalah pengakuan bahwa kehancuran orang fasik adalah bukti murka Allah atas kejahatan, dan menjadi dorongan bagi umat-Nya untuk tetap setia.

Latar belakang

Elifas mengutip perkataan orang benar

Elifas melanjutkan gambaran orang benar yang berseru bahwa musuh mereka telah dihancurkan dan sisa-sisa mereka habis dimakan api. Ini adalah retorika untuk meyakinkan Ayub bahwa orang fasik akan binasa, termasuk Ayub jika ia tidak bertobat.

Di mana

Tempat penulisan Kitab Ayub (tidak diketahui pasti)

Dalam dialog puitis, di lokasi yang tidak spesifik

Kapan

~900 SM (perkiraan)

Zaman Para Leluhur hingga Raja-Raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Orang benar melihat kehancuran
Elifas menyerukan pertobatan
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Sahabat Ayub yang paling tua, teolog tradisionalis

A

Kepada

Ayub

Lelaki saleh yang menderita tanpa sebab yang jelas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָמֵינוּ

qameinu · musuh-musuh

Lawan, mereka yang bangkit melawan kita.

נִצְמָתוּ

nitsmetu · dihancurkan

Dibinasakan, dimusnahkan sepenuhnya.

יִתְרָם

yitram · sisa-sisa

Kelebihan, yang tersisa setelah kehancuran.

Kata-kata ini menekankan pemusnahan total musuh, tetapi Elifas terlalu cepat menghakimi Ayub sebagai musuh Allah. Ayub sebenarnya tidak terbukti fasik.

Tahukah kamu

Api dalam hukuman Allah

Api sering menjadi simbol penghakiman Allah dalam Alkitab, seperti Sodom dan Gomora, tetapi di sini Elifas menggunakannya untuk menekankan kepastian hukuman bagi orang fasik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 22:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 22:20

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa semua orang yang kita anggap musuh pasti dihancurkan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pandangan Elifas, bukan janji tanpa syarat. Kita tidak boleh menghakimi siapa yang fasik.

✕  Sering dikira

Mengira bahwa orang benar boleh bersukacita atas kebinasaan orang lain secara umum.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab mengajarkan belas kasihan, dan sukacita atas keadilan Allah harus disertai kerendahan hati.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 22:20

Saat melihat kehancuran orang yang berbuat jahat, kita diingatkan bahwa perbuatan dosa tidak akan luput dari akibat. Jadikan ini sebagai peringatan untuk menjauhi kejahatan dan mengandalkan Tuhan, bukan kekuatan sendiri.

Ya Allah, mampukan kami untuk hidup benar dan menjaga hati agar tidak iri terhadap orang fasik yang tampak makmur. Amin.