Orang benar bersukaria atas kejatuhan fasik
Ayub 22:19
Elifas Menuduh Ayub dan Menyerukan Pertobatan
PerikopElifas Menasihati Ayub untuk Bertobat · Ayub 22:1-30 →“Orang benar melihatnya, dan bersukaria, dan orang-orang tidak bersalah mengejek mereka, katanya,”Ayub 22:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hal itu dilihat oleh orang benar dan mereka bersukaria; orang yang tidak bersalah mengolok-olok mereka:”Ayub 22:19 · TB
Terjemahan Baru
“Orang yang baik, tertawa penuh kegembiraan, bila melihat orang jahat mendapat hukuman.”Ayub 22:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The righteous see it, and are glad: and the innocent laugh them to scorn.”Ayub 22:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 22:19?
Orang benar melihat kehancuran orang fasik dan bersukacita, sementara orang tak bersalah mengejek mereka. Ini menunjukkan bahwa keadilan Allah pada akhirnya akan menang, dan umat-Nya akan merayakan pembebasan dari penindasan.
Latar belakang
Elifas menggambarkan reaksi orang benar
Elifas membayangkan bagaimana orang-orang benar akan bersukacita dan mengejek orang fasik yang dihancurkan. Ini adalah bagian dari tuduhannya bahwa Ayub menderita karena dosa, dan bahwa orang fasik akan mendapat akhir seperti itu.
Di mana
Tempat penulisan Kitab Ayub (tidak diketahui pasti)
Dalam dialog puitis, di lokasi yang tidak spesifik
Kapan
~900 SM (perkiraan)
Zaman Para Leluhur hingga Raja-Raja
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
Sahabat Ayub yang paling tua, teolog tradisionalis
Kepada
Ayub
Lelaki saleh yang menderita tanpa sebab yang jelas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָאוּ
ra'u · melihat
Melihat dengan mata kepala sendiri, menyaksikan.
יִשְׂמָחוּ
yismachu · bersukaria
Bergembira, bersorak dengan sukacita.
יִלְעֲגוּ
yilagu · mengejek
Mencemooh, menertawakan dengan hina.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa orang benar merespons kejatuhan orang fasik dengan sukacita yang terlihat dan ejekan, tetapi ini adalah pandangan Elifas yang terlalu sederhana tentang keadilan Allah.
Tahukah kamu
Temanan: identitas Elifas
Teman adalah daerah di Edom yang terkenal dengan hikmatnya. Elifas mungkin dianggap sebagai perwakilan hikmat tradisional yang percaya bahwa penderitaan adalah akibat dosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 22:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 22:19
✕ Sering dikira
Menganggap ini pernyataan umum dari penulis Ayub bahwa kita boleh bersukacita atas penderitaan orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kata-kata Elifas yang keliru, bukan kebenaran absolut. Ayub sendiri akan menegur sikap ini.
✕ Sering dikira
Mengira ejekan orang benar adalah hal yang patut ditiru.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks, ini adalah tuduhan Elifas, dan sikap mengejek tidak diajarkan Alkitab sebagai teladan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 22:19
Kita bisa bersukacita saat keadilan ditegakkan, tetapi pastikan sukacita kita tidak menjadi sombong atau menghina. Sebaliknya, biarkan sukacita itu mengingatkan kita bahwa Allah melihat segala sesuatu dan akan membela yang benar.
Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil; ajarilah kami untuk bersukacita dalam kebenaran-Mu tanpa menjadi congkak. Amin.