Orang fasik bertanya: Siapa Yang Mahakuasa?
Ayub 21:15
Ayub Membalas: Penderitaan Orang Fasik
PerikopKemujuran Orang Fasik Terlihat Tahan Lama · Ayub 21:1-34 →“Siapakah Yang Mahakuasa sehingga kami harus melayani-Nya? Keuntungan apa yang kami dapat jika kami berdoa kepada-Nya?’”Ayub 21:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yang Mahakuasa itu apa, sehingga kami harus beribadah kepada-Nya, dan apa manfaatnya bagi kami, kalau kami memohon kepada-Nya?”Ayub 21:15 · TB
Terjemahan Baru
“Pikir mereka, "Melayani Allah tak ada gunanya, dan berdoa kepada-Nya tiada manfaatnya.”Ayub 21:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“What is the Almighty, that we should serve him? and what profit should we have, if we pray unto him?”Ayub 21:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 21:15?
Orang fasik menganggap remeh Allah, bertanya apa gunanya melayani-Nya dan apa untungnya berdoa. Mereka merasa tidak butuh Allah karena hidup mereka baik-baik saja.
Latar belakang
Pertanyaan sinis orang fasik tentang ibadah
Ayub melanjutkan kutipan sindiran orang fasik: mereka mempertanyakan kegunaan menyembah Allah dan berdoa kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa mereka menganggap ibadah sebagai hal yang sia-sia, karena mereka merasa tidak membutuhkan Allah.
Di mana
Tanah Us
Di dekat timbunan abu, melanjutkan jawabannya
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Elifas, Bildad, Zofar
tiga sahabat yang menuduh Ayub berdosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׁדַּי
Shaddai · Yang Mahakuasa
Yang Mahakuasa, Allah yang berkuasa
עָבַד
avad · melayani
bekerja, mengabdi, melayani
פָּגַע
paga · berdoa
bertemu, memohon, berdoa (menemui Allah)
Kata 'avad' berarti pekerjaan yang berat, dan 'paga' berarti bertemu muka. Orang fasik menolak untuk 'menghadap' Allah, menganggapnya tidak bernilai. Ini menunjukkan kesombongan mereka: mereka merasa tidak butuh Tuhan dan menolak relasi yang ditawarkan-Nya.
Tahukah kamu
Siapa Yang Mahakuasa?
Pertanyaan 'Siapa Yang Mahakuasa?' dalam bahasa Ibrani adalah 'Mi Shaddai', menggunakan nama 'El Shaddai' yang menekankan kekuasaan Allah yang tertinggi, tetapi orang fasik menganggap-Nya tidak relevan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 21:15
Mazmur 14:1
penolakan Allah
“Orang bebal berkata dalam hatinya: 'Tidak ada Allah.'”
Ayub 22:17
pertanyaan serupa
“Mereka berkata kepada Allah: 'Pergilah dari kami! Apa yang dapat dilakukan Yang Mahakuasa terhadap mereka?'”
Maleakhi 3:14
ibadah dianggap sia-sia
“Kamu berkata: 'Sia-sia untuk beribadah kepada Allah. Apa untungnya jika kami memelihara kewajiban kami di hadapan-Nya?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 21:15
✕ Sering dikira
Ayub sendiri meragukan kuasa Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mengutip perkataan orang fasik, bukan pendapatnya sendiri.
✕ Sering dikira
Orang fasik hanyalah ateis yang tidak percaya Allah ada.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mungkin percaya Allah ada, tetapi mempertanyakan otoritas-Nya dan manfaat melayani-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 21:15
Terkadang kita juga bisa bertanya apa gunanya mengikut Tuhan ketika hidup berjalan mulus. Tetapi jangan sampai kita menjadi sombong dan melupakan bahwa semua berkat berasal dari-Nya, bukan hasil usaha sendiri.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap yang menganggap remeh Engkau, dan ajar aku untuk selalu bersyukur atas semua kebaikan-Mu. Amin.