Mata yang tak melihat lagi

Ayub 20:9

Zofar: Nasib Orang Fasik

PerikopOrang Fasik Akan Binasa · Ayub 20:1-29 →
“Mata yang melihatnya tidak akan melihatnya lagi, dan tempat kediamannya tidak akan melihatnya lagi.”

Ayub 20:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:9?

Ayub 20:9 menegaskan bahwa orang fasik akan hilang dari pandangan dan tempatnya tidak akan ditemukan lagi. Orang-orang yang pernah melihatnya tidak akan melihatnya lagi, dan tempat kediamannya menjadi sepi. Ini menunjukkan betapa totalnya kehancuran orang fasik.

Latar belakang

Orang fasik tak terlihat lagi

Zofar menegaskan bahwa orang fasik akan hilang dari pandangan, bahkan tempat tinggalnya pun tidak mengenalnya lagi.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub dihajar penyakit kulit
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub, orang Naama, tegas dan dogmatis

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang berdebat dengan teman-temannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַיִן

ayin · mata

mata, sumber penglihatan, juga bisa berarti sumber air

רָאָה

ra'ah · melihat

melihat, mengamati, memahami

מָקוֹם

maqom · tempat kediaman

tempat, lokasi, kedudukan

Kata 'maqom' berarti tempat tinggal; orang fasik kehilangan tempatnya di dunia, bahkan ingatan tentangnya hilang.

Tahukah kamu

Mata yang melihat

Dalam budaya Timur Tengah kuno, mata dianggap jendela jiwa; kehilangan pandangan berarti kehilangan eksistensi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:9

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti orang fasik tidak akan pernah terlihat secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini hiperbola untuk menekankan hilangnya keberadaan dan pengaruh mereka.

✕  Sering dikira

Tempat kediaman punya perasaan seperti manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ini personifikasi, bukan pernyataan bahwa tempat bisa mengenali.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:9

Pernahkah kita merasa penting dan tak tergantikan? Ayat ini mengingatkan bahwa semua orang bisa hilang dari dunia ini tanpa bekas. Jadilah berkat yang meninggalkan jejak kebaikan, bukan sekadar pengaruh yang sementara.

Tuhan, pakailah hidupku untuk menjadi berkat yang berdampak, walaupun aku sendiri mungkin tidak dikenal banyak orang. Amin.