Perut yang tak kenyang

Ayub 20:21

Zofar: Nasib Orang Fasik

Tidak ada yang tersisa setelah dia memakannya. Karena itu, kemakmurannya tidak akan bertahan.

Ayub 20:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:21?

Orang fasik yang rakus akan kehilangan segalanya; tidak ada yang tersisa dari hasil jerih payahnya. Ayub 20:21 menegaskan bahwa kemakmuran yang dibangun di atas ketidakadilan dan keserakahan tidak akan bertahan, karena semua akan habis dan lenyap.

Latar belakang

Semua habis, tak ada yang tersisa

Zofar menegaskan bahwa setelah orang fasik melahap semua, tidak ada yang tersisa, sehingga kemakmurannya tidak akan bertahan. Ini menguatkan poin bahwa dosa membawa kehancuran total.

Di mana

Di dekat kota Ayub (tanah Us)

Di padang terbuka, hari panas

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sifat tamak orang fasik
Hukuman Allah datang
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub yang tegas, ~40 tahun

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יתר

yatar · tersisa

sisa, kelebihan, yang tertinggal

אכל

akal · memakannya

makan, melahap, menghabiskan

טוב

tov · kemakmurannya

kebaikan, kesejahteraan, keberuntungan

Semua yang 'baik' (tov) dari orang fasik habis dimakan (akal) tanpa sisa (yatar). Ini menunjukkan hukuman yang total; tidak ada warisan kebaikan yang bertahan.

Tahukah kamu

Kiasan melahap

Kata 'melahap' sering dipakai untuk menggambarkan ketamakan yang menghabiskan segalanya, seperti belalang yang memakan tanaman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:21

✕  Sering dikira

Menganggap semua orang fasik langsung dihukum di dunia ini.

✓  Yang sebenarnya

Ini pandangan Zofar yang disanggah Ayub dan Alkitab (mis. Pemazmur melihat orang fasik makmur).

✕  Sering dikira

Berpikir kekayaan materi itu jahat.

✓  Yang sebenarnya

Kemakmuran bisa berkat, tetapi orang fasik menyalahgunakannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:21

Seperti orang yang makan sampai habis tanpa menyisakan, kita mungkin tergoda untuk menimbun kekayaan demi diri sendiri. Namun, hidup bukan tentang seberapa banyak yang kita kumpulkan, melainkan bagaimana kita menjadi berkat bagi orang lain.

Bapa, jauhkan aku dari keserakahan dan ajari aku untuk berbagi, agar hidupku berdampak bagi sesama, Amin.