Dosa terhadap yang lemah

Ayub 20:19

Zofar: Nasib Orang Fasik

PerikopOrang Fasik Akan Binasa · Ayub 20:1-29 →
“Sebab, dia telah menolak dan mengabaikan orang miskin; dia telah merebut rumah yang tidak dibangunnya.”

Ayub 20:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:19?

Orang fasik yang menindas dan merebut milik orang miskin akan kehilangan apa yang telah diambilnya. Ayub 20:19 menegaskan bahwa mereka yang tidak peduli pada orang miskin dan merampas hak orang lain akan menuai akibatnya: kehilangan keberuntungan dan tidak dapat menikmati hasil curiannya.

Latar belakang

Zofar menuding Ayub menindas orang miskin

Zofar menuduh Ayub fasik karena ia menganggap Ayub telah menolak dan mengabaikan orang miskin, serta merebut rumah orang lain. Ini adalah bagian dari tuduhan para sahabat bahwa penderitaan Ayub pasti akibat dosa.

Di mana

Di dekat kota Ayub (tanah Us)

Di padang terbuka, setelah percakapan panjang

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub menanggapi Zofar
Sambungan pidato Zofar
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub yang berapi-api, ~40 tahun

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עזב

azav · menolak

meninggalkan, mengabaikan, melepaskan

עשק

ashaq · mengabaikan

menindas, memeras, memperlakukan dengan kasar

גזל

gazal · merebut

merampas, mengambil dengan paksa

Ketiga kata ini menunjukkan tindakan aktif terhadap orang miskin: meninggalkan, menindas, dan merampas. Ini bukan sekadar kurang peduli, tetapi kejahatan nyata.

Tahukah kamu

Tanah Us

Tanah Us mungkin terletak di daerah Edom atau Arabia utara, tetapi lokasi pastinya tidak diketahui. Ini membuat kisah Ayub terasa universal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:19

✕  Sering dikira

Menganggap Ayub benar-benar bersalah karena Zofar menuduhnya.

✓  Yang sebenarnya

Zofar salah tuduh; Alkitab jelas Ayub saleh (Ayub 1:1).

✕  Sering dikira

Menganggap semua orang miskin pasti direbut rumahnya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini spesifik pada orang fasik, bukan generalisasi.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:19

Pernahkah kita mengambil keuntungan dari kelemahan orang lain, mungkin dalam bisnis atau hubungan? Mari periksa hati kita: apakah kita sudah berlaku adil dan murah hati kepada mereka yang membutuhkan, atau justru memanfaatkan mereka?

Tuhan, ampunilah aku jika aku pernah mengabaikan atau merugikan orang miskin; ubahlah hatiku menjadi murah hati dan adil, Amin.