Upah yang ditahan berteriak kepada Allah
Yakobus 5:4
Ketidakadilan Gaji Didengar Tuhan
“Dengarlah, upah para pekerja yang mengolah ladangmu, yang kamu tahan dengan kecurangan, berteriak melawanmu. Dan, teriakan para pemanennya telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam.”Yakobus 5:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu.”Yakobus 5:4 · TB
Terjemahan Baru
“Kalian tidak membayar upah orang-orang yang bekerja di ladangmu. Sekarang dengarkan keluhan mereka! Orang-orang yang mengumpulkan hasil ladangmu, berteriak minta tolong dan teriakan mereka sudah sampai ke telinga Allah, Tuhan Yang Mahakuasa.”Yakobus 5:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bukti ketidakjujuranmu nyata di mata TUHAN. Lihatlah, upah para penuai ladangmu masih ada di dalam kantongmu, dan keluhan-keluhan mereka sudah didengar oleh TUHAN Panglima Semesta.”Yakobus 5:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Behold, the hire of the labourers who have reaped down your fields, which is of you kept back by fraud, crieth: and the cries of them which have reaped are entered into the ears of the Lord of sabaoth.”Yakobus 5:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yakobus 5:4?
Yakobus mengutip praktik umum saat itu: majikan menahan upah pekerja dengan curang. Upah yang ditahan 'berteriak' ke hadapan Tuhan semesta alam, yang mendengar teriakan para pekerja dan akan membela mereka. Allah sangat peduli pada keadilan dan menentang penindasan.
Latar belakang
Teriakan buruh sampai ke telinga Allah
Yakobus menunjukkan bahwa penahan gaji bukan hanya masalah ekonomi—itu adalah dosa yang melawan keadilan Allah. Upah buruh yang ditahan 'berteriak' keluar, dan suara mereka mencapai 'Tuhan semesta alam' (Adonai Sabaot). Ini adalah bahasa kenabian Perjanjian Lama: Allah mendengar penderitaan yang tertindas.
Di mana
Yerusalem
Pasar dan tempat jual-beli Yerusalem di mana pedagang Kristen berbisnis
Kapan
~55 M
Era di mana ketidakadilan gaji adalah masalah nyata dalam komunitas Kristen mula-mula
Yang berbicara
Yakobus
Pembela hak-hak buruh dalam komunitas Kristen awal, berbicara dengan suara kenabian
Kepada
Pengusaha dan pemilik lahan Kristen
Orang-orang yang kaya dari tenaga kerja orang lain, tetapi menahan pembayaran yang adil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπεστερημένος
apestereomenos · withheld wages
dirampas, ditahan dengan paksa; penolakan terhadap apa yang seharusnya diberikan
κράζω
krazo · cry out
berteriak, menjerit; pekerjaan yang menyuarakan penderitaan
θερισμός
therismos · reapers
panen, hasil kerja keras; hasil yang diambil alih dengan tidak adil
Upah adalah hasil dari kerja keras yang nyata, bukan sesuatu yang bisa ditahan dengan impunitas. Ketika ditahan, itu menciptakan 'jeritan' yang mencapai telinga Tuhan. Ini bukan hanya ketidakadilan sosial—ini adalah dosa yang diperhitungkan dalam akun ilahi.
Tahukah kamu
Dua sistem upah di abad pertama
Buruh tani dan buruh upahan sering diperlakukan tidak adil. Pemilik lahan akan menundalangsungkan pembayaran dengan dalih berbagai alasan. Yakobus beresonansi dengan kehidupan nyata pengikutnya—ini bukan teori, tetapi praktik yang dia lihat langsung di Yerusalem.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yakobus 5:4
Imamat 19:13
hukum Ibrani kuno tentang pembayaran upah yang adil dan tepat waktu
“Jangan tahan upah buruh yang bekerja untuk engkau sampai pagi harinya”
Deuteronium 24:14-15
perintah yang sama keras tentang keadilan gaji dalam hukum Ibrani
“Berikan upahnya pada hari itu sendiri sebelum matahari terbenam, karena dia miskin dan bergantung padanya”
Amos 8:4-6
kritik kenabian yang sama terhadap pedagang yang tidak adil dalam melayani buruh
“Mendengar para pedagang mengatakan... kami akan mengurangi efah dan meningkatkan upah... dan memperdaya dengan neraca bohong”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yakobus 5:4
✕ Sering dikira
Yakobus mengecam semua pengusaha dan mengatakan mereka semua jahat karena mempekerjakan orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Yakobus mengecam mereka yang menahan upah yang adil dan memperkaya diri mereka melalui ketidakadilan—bukannya keberadaan perdagangan atau lapangan kerja itu sendiri.
✕ Sering dikira
Ini adalah klaim bahwa Allah secara harfiah mendengar jeritan yang masuk ke telinga-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa kenabian yang menunjukkan bahwa ketidakadilan sosial tidak terlewatkan oleh Allah—penderitaan orang-orang yang tidak bertenaga adalah pesan yang diketahui oleh yang ilahi.
Renungan
Renungan Singkat Yakobus 5:4
Berlaku adillah dalam semua urusanmu, terutama kepada mereka yang bekerja untukmu. Jika kamu pernah memanfaatkan orang lain demi keuntungan, bertobatlah. Tuhan mendengar jeritan orang yang tertindas, dan Ia akan bertindak.
Tuhan yang adil, mampukan aku untuk memperlakukan semua orang dengan jujur dan adil, serta berani membela mereka yang tertindas. Amin.