Para pelayan menganggap asing

Ayub 19:15

Ayub Merindukan Penebus di Tengah Penderitaan

PerikopKeyakinan Ayub bahwa Allah Akan Memihaknya · Ayub 19:1-29 →
“Tamu-tamu dan pelayan-pelayanku perempuan menganggapku sebagai orang asing; aku adalah seorang pendatang menurut pandangan mereka.”

Ayub 19:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 19:15?

Ayub berkata bahwa bahkan tamu dan pelayan perempuannya menganggapnya orang asing. Orang-orang yang berada di rumahnya sendiri tidak mengakui dia lagi. Ini menggambarkan hilangnya status dan identitasnya; ia diperlakukan sebagai orang luar, menambah rasa terhina dan terisolasi.

Latar belakang

Pelayan di rumah sendiri memperlakukan Ayub seperti orang asing

Ayub bahkan menyebut bahwa tamu-tamu dan pelayan-pelayannya menganggapnya sebagai orang asing. Di rumahnya sendiri, ia tidak lagi dihormati, menunjukkan kehilangan status yang total.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman para leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan harta dan anak
Ayub dipulihkan Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang sedang menderita berat

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, Zofar; penasihat yang menyalahkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּרֵי

garei · tamu-tamu

orang asing, pendatang

אַמְהֹתַי

amhotay · pelayan-pelayanku

hamba perempuan

נָכְרִי

nokhri · orang asing

orang asing, asing

Pengulangan kata 'asing' (garei, nokhri) menekankan keterasingan Ayub. Bahkan hamba-hambanya sendiri, yang biasanya tidak memiliki kedudukan, menganggapnya bukan tuan mereka.

Tahukah kamu

Pelayan dalam masyarakat patriarkal

Dalam masyarakat kuno, pelayan adalah bagian dari rumah tangga. Ketika mereka menganggap majikan sebagai orang asing, itu tanda bahwa status sosial Ayub benar-benar runtuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 19:15

✕  Sering dikira

Ayub hanya mengeluh tentang hamba-hambanya yang tidak sopan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub memakai ini sebagai bukti betapa dalamnya penderitaannya; bahkan hamba pun tidak menghormatinya.

✕  Sering dikira

Ayub tidak lagi percaya pada Allah karena merasa ditinggalkan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tetap percaya, tetapi ia jujur tentang perasaannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 19:15

Kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita merasa tidak diakui atau dianggap asing di lingkungan sendiri. Ingatlah bahwa identitas kita yang sejati bukan dari pengakuan manusia, tetapi dari Tuhan yang mengenal kita secara pribadi.

Tuhan, saat aku merasa asing di duniamu, ingatkan aku bahwa Engkau selalu mengenal dan mengasihiku. Amin.