Murka Allah menyala
Ayub 19:11
Ayub: Penebusku Hidup
“Dia menyulut kemarahan-Nya terhadapku, dan Dia menganggapku sebagai musuh-Nya.”Ayub 19:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Murka-Nya menyala terhadap aku, dan menganggap aku sebagai lawan-Nya. Ayub 19.12–20 55”Ayub 19:11 · TB
Terjemahan Baru
“Murka Allah kepadaku menyala-nyala; aku dianggap-Nya sebagai musuh-Nya.”Ayub 19:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He hath also kindled his wrath against me, and he counteth me unto him as one of his enemies.”Ayub 19:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 19:11?
Ayub merasa Allah memandangnya sebagai musuh dan menyala-nyala kemarahan-Nya kepadanya. Ini ungkapan betapa beratnya merasa dijauhi Allah, ketika yang dia butuhkan adalah kasih, dia merasakan kemurkaan.
Latar belakang
Ayub merasa dimusuhi Allah
Ayub berkata bahwa Allah menyulut murka-Nya dan menganggap dia sebagai musuh. Ini merupakan ekspresi rasa keterasingannya yang mendalam, tetapi juga menunjukkan kejujurannya di hadapan Allah.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat abu, penuh luka
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita berat
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, dan Zofar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יַחַר
yachar · menyulut
membakar, menyalakan
אַפּוֹ
appo · kemarahan
murka, hidung (ungkapan marah)
אוֹיֵב
oyev · musuh
seteru, lawan
Kata 'appo' secara harfiah berarti 'hidung-Nya', dan dalam bahasa Ibrani, murka sering digambarkan sebagai api yang keluar dari hidung. Ini memberi kesan kemarahan yang membara, tetapi juga mungkin menunjukkan bahwa Ayub masih berbicara dengan Allah secara pribadi.
Tahukah kamu
Kata 'musuh' sering dipakai
Dalam kitab Ayub, kata 'musuh' (oyev) muncul beberapa kali, mencerminkan pergumulan Ayub dengan Allah yang tampak berlawanan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 19:11
✕ Sering dikira
Ayub benar-benar yakin Allah adalah musuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah perasaan, bukan keyakinan; ia tetap memanggil Allah sebagai Penebus.
✕ Sering dikira
Allah memang marah kepada Ayub karena dosa.
✓ Yang sebenarnya
Konflik ini adalah ujian, bukan hukuman.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 19:11
Ada kalanya kita merasa Tuhan marah pada kita. Tapi ketahuilah, dalam Kristus, Allah tidak memandang kita sebagai musuh, melainkan sebagai anak. Perasaan itu tidak selalu benar. Ulangi dalam hati: 'Tuhan tidak marah padaku, Dia mengasihiku.'
Ayahku, saat aku merasakan murka-Mu, pegang erat aku dan yakinkan aku akan kasih-Mu yang kekal. Amin.