Kaki Menuju Jerat
Ayub 18:8
Bildad: Akibat Orang Fasik
“Sebab, dia tersandung ke dalam jala oleh kakinya sendiri, dan dia berjalan menuju jeratnya.”Ayub 18:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena kakinya sendiri menyangkutkan dia dalam jaring, dan di atas tutup pelubang ia berjalan.”Ayub 18:8 · TB
Terjemahan Baru
“Ia berjalan ke dalam jaring, maka tersangkutlah kakinya.”Ayub 18:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For he is cast into a net by his own feet, and he walketh upon a snare.”Ayub 18:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 18:8?
Ayub 18:8 menggambarkan orang jahat yang terjerat oleh dosanya sendiri. Ia tersandung ke dalam jala dan berjalan menuju jerat. Ini menunjukkan bahwa dosa menjerat pelakunya dengan konsekuensi yang tak terhindarkan.
Latar belakang
Langkah Kaki Menuju Jebakan
Bildad melanjutkan metafora: orang fasik seperti binatang yang berlari menuju jebakan yang telah disiapkan, mengikuti jalannya sendiri yang salah. Ini menandaskan bahwa kehancuran adalah akibat dari pilihan sendiri.
Di mana
Tanah Uz
Lokasi tidak pasti, percakapan di dekat abu
Kapan
~2000 SM
Periode Patriarkh
Yang berbicara
Bildad
Sahabat Ayub, berbicara dengan keyakinan dogmatis
Kepada
Ayub
Pria yang bergumul dengan iman dan penderitaannya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָבוֹא
yavō · terjebak
masuk atau datang, di sini berarti ‘berjalan menuju’
מַלְכֹּדֶת
malkodet · jerat
perangkap atau snare, dari kata ‘menangkap’
רֶשֶׁת
reshet · jala
jala untuk menangkap, sering dipakai untuk burung
Ada permainan kata: ‘datang’ ke dalam jerat menunjukkan kesengajaan; orang fasik aktif melangkah ke dalam bahaya, bukan sekadar terseret.
Tahukah kamu
Gambaran perangkap
Dalam budaya kuno, pemburu memakai jaring yang disembunyikan di tanah, dan kaki korban terperosok ke dalamnya; gambaran ini sangat visual.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 18:8
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa semua orang jahat pasti tertangkap secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah puisi metaforis; tidak semua kejahatan langsung dihukum di dunia.
✕ Sering dikira
Ayub dianggap salah karena ‘menuju’ jebakannya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Pembaca tahu bahwa Ayub tidak bersalah; ini tuduhan dusta dari Bildad.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 18:8
Setiap dosa memiliki konsekuensi. Jangan bermain-main dengan godaan, karena dosa dapat menjerat dan menghancurkan hidup kita. Lebih baik menjauhi dosa dan hidup dalam kebenaran, agar tidak jatuh ke dalam jerat kehancuran.
Ya Bapa, jauhkanlah aku dari jerat dosa dan berilah aku kekuatan untuk menolak godaan. Amin.