Langkah Terjerat

Ayub 18:7

Bildad: Akibat Orang Fasik

PerikopOrang Fasik Pasti Binasa · Ayub 18:1-21 →
“Langkahnya yang gagah diperpendek, dan rancangannya sendiri membuatnya jatuh.”

Ayub 18:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 18:7?

Ayub 18:7 menggambarkan bahwa orang jahat akan gagal dan jatuh. Langkahnya yang tadinya gagah menjadi pendek, dan rancangannya sendiri menjerumuskannya. Ini menunjukkan bahwa kejahatan akan menuai kegagalan dan kehancuran pada akhirnya.

Latar belakang

Bildad Menuduh Ayub Terperangkap

Bildad menggambarkan orang fasik yang langkahnya gagah berubah menjadi pendek, terjebak oleh rancangannya sendiri. Ini adalah sindiran kasar bahwa Ayub yang terganggu pasti bersalah.

Di mana

Tanah Uz

Lokasi tidak pasti, mungkin di dekat Edom; percakapan di tempat pembuangan abu

Kapan

~2000 SM

Periode Patriarkh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak & harta
Tuhan menjawab Ayub
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad

Sahabat Ayub, cenderung percaya penderitaan adalah hukuman

A

Kepada

Ayub

Orang yang menderita berat, mempertanyakan nasibnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִכָּשֵׁל

yikkashēl · tersandung

tersandung atau jatuh, menggambarkan kegagalan moral atau fisik

רֶשֶׁת

reshet · jala

jala atau jaring, alat untuk menangkap burung atau binatang

פַּח

pach · jerat

perangkap atau jebakan, sering untuk menangkap burung

Ketiga kata ini menggambarkan kehancuran yang datang dari dalam diri sendiri, bukan hanya dari luar. Orang fasik menciptakan jeratnya sendiri.

Tahukah kamu

Bahasa jebakan

Dalam bahasa Ibrani, banyak kata untuk jebakan dengan nuansa berbeda; ayat ini memakai dua kata berbeda untuk 'jebakan' yang menunjukkan kepakaran sastra.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 18:7

✕  Sering dikira

Jebakan selalu datang dari kuasa jahat di luar diri kita.

✓  Yang sebenarnya

Ayub malah mengalami jebakan dari keadaan, bukan karena kesalahan pribadi; kita tidak boleh menyederhanakan penderitaan sebagai hukuman.

✕  Sering dikira

Setiap orang yang menderita pasti sedang dihukum Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Kitab Ayub secara keseluruhan menolak gagasan ini; penderitaan bisa terjadi pada orang benar.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 18:7

Saat kita merasa sukses dan kuat, ingatlah bahwa kesombongan dapat menjatuhkan kita. Jangan biarkan rencana kita bertentangan dengan kehendak Allah, karena itu hanya akan membawa kehancuran. Hendaklah kita rendah hati dan mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah.

Tuhan, ajarlah aku untuk selalu rendah hati dan tidak sombong, agar langkahku tidak tersandung dalam rancangan yang jahat. Amin.