Allah membuatku lelah
Ayub 16:7
Ayub Meratap di Tengah Penderitaan
PerikopKeluhan Ayub tentang Perlakuan Allah · Ayub 16:1-22 →“Sungguh, sekarang Allah telah membuatku sangat lelah; Dia telah membuatku terasing dari semua temanku.”Ayub 16:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi sekarang, Ia telah membuat aku lelah dan mencerai-beraikan segenap rumah tanggaku, Ayub 16.8–15 48”Ayub 16:7 · TB
Terjemahan Baru
“Allah, membuat aku kepayahan; seluruh keluargaku telah dibinasakan.”Ayub 16:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But now he hath made me weary: thou hast made desolate all my company.”Ayub 16:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 16:7?
Ayub merasa Allah telah membuatnya sangat lelah dan mengasingkannya dari semua temannya. Ini menunjukkan penderitaannya yang mendalam, baik secara fisik maupun emosional, karena ia merasa ditinggalkan oleh Allah dan manusia.
Latar belakang
Ayub merasa Allah melelahkannya
Ayub menanggapi omongan sahabatnya yang menghakimi. Ia merasa Allah telah membuatnya lelah dan terasing dari semua temannya, sehingga ia kehilangan kekuatan dan dukungan.
Di mana
Timbunan abu di luar kota
Di timbunan abu, di luar pemukiman, siang hari
Kapan
~2000 SM
Zaman para bapa bangsa
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Ketiga sahabatnya
Elifas, Bildad, dan Zofar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָאָה
la'ah · lelah
menjadi letih, lelah, atau kehabisan tenaga
שָׁמֵם
shamem · terasing
ditinggalkan, menjadi sepi, atau mengalami kehancuran
רֵעַ
rea' · teman
sesama, kawan, atau sahabat
Kelelahan yang dialami Ayub bukan sekadar fisik, tetapi juga emosional dan sosial, karena ia merasa ditinggalkan oleh Allah dan manusia.
Tahukah kamu
Kata 'lelah' muncul juga di kitab lain
Kata 'lelah' dalam bahasa Ibrani 'la'ah' dipakai juga untuk menggambarkan kelelahan bangsa Israel di padang gurun (Bilangan 21:4).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 16:7
Mazmur 69:20
Merasa ditinggalkan
“Aib telah mematahkan hatiku, dan aku sakit; aku mengharapkan belas kasihan, tetapi tidak ada; dan penghibur, tetapi tidak kudapati.”
Ratapan 1:2
Kesepian dan sedih
“Pada malam hari ia menangis tersedu-sedu, air matanya di pipinya; dari semua kekasihnya tak ada seorangpun yang menghiburnya.”
Ayub 19:13
Dijauhkan dari teman
“Ia telah menjauhkan saudara-saudaraku dari padaku, dan orang-orang yang mengenalku hanyalah orang asing bagiku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 16:7
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub menyalahkan Allah secara langsung.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mengungkapkan perasaannya dengan jujur, tetapi tetap beriman kepada Allah.
✕ Sering dikira
Mengira Ayub tidak punya teman lagi sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ketiga temannya masih ada, tetapi mereka tidak menghibur, justru menyalahkan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 16:7
Saat kita mengalami kelelahan hidup dan merasa ditinggalkan, kita bisa jujur kepada Allah seperti Ayub. Allah sanggup menanggung keluhan kita dan memahami pergumulan kita.
Tuhan, saat aku lelah dan merasa sendiri, tolong aku untuk tetap berseru kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau tidak pernah meninggalkanku. Amin.