Sasaran panah Allah

Ayub 16:12

Ayub Merasa Ditinggalkan dan Berharap pada Saksi di Surga

Aku dahulu hidup dengan tenang, tetapi Dia meremukkan aku. Dia telah mencengkeram tengkukku, dan menghancurkanku hingga berkeping-keping. Dia telah menjadikan aku sasaran-Nya.

Ayub 16:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 16:12?

Ayub menggambarkan hidupnya yang tadinya tenang kini hancur: Allah meremukkannya, mencengkeram tengkuknya, dan menghancurkannya menjadi sasaran. Ini menunjukkan penderitaan yang datang tanpa peringatan dan sangat dahsyat.

Latar belakang

Allah seperti penyerang

Ayub melukiskan penderitaannya sebagai serangan langsung dari Allah: Allah meremukkan, mencengkeram tengkuk, dan menjadikan dia sasaran tembak. Ini adalah gambaran penderitaan yang sangat fisik dan emosional.

Di mana

di dekat kota Us

di tempat pembuangan abu di luar kota, siang hari

Kapan

~2000 SM

Zaman para patriark

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub tetap setia
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita hebat, ~60 tahunan

E

Kepada

Elifas, Bildad, dan Zofar

tiga sahabat yang menganggap penderitaan Ayub sebagai hukuman dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלֵו

shalev · hidup dengan tenang

aman, tenang, tidak terganggu

פְּרָפֵר

peraper · meremukkan

menghancurkan berkeping-keping, merobek-robek

מַטָּרָה

mattarah · sasaran

target, bidikan, sasaran panah

Ketiga kata ini menunjukkan perubahan drastis dari keadaan aman menjadi sasaran serangan, menekankan betapa brutal penderitaan yang dialami Ayub.

Tahukah kamu

Mencengkeram tengkuk

Mencengkeram tengkuk adalah cara menangkap binatang buruan, menunjukkan Ayub merasa tak berdaya seperti binatang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 16:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 16:12

✕  Sering dikira

Ayub menyiratkan bahwa Allah itu kejam dan tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang meluapkan keputusasaannya; ia tetap percaya Allah itu adil, tetapi ia tidak mengerti penderitaannya.

✕  Sering dikira

Ayub menggambarkan penderitaan fisiknya secara literal seperti ditembak panah.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa kiasan ini untuk menggambarkan penderitaan yang menusuk, bukan panah sungguhan.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 16:12

Hidup bisa berubah drastis dalam sekejap. Saat kehancuran datang, kita boleh mengakui kepedihan kita di hadapan Allah dan memohon penghiburan-Nya, meskipun kita tidak mengerti alasan-Nya.

Tuhan, saat hidupku hancur, tolong aku untuk tetap mencari wajah-Mu dan percaya bahwa Engkau memegang kendali. Amin.