Salahmu Mengajar Mulut

Ayub 15:5

Tuduhan Kedua Elifas

PerikopElifas Mencerca Ayub · Ayub 15:1-35 →
“Sebab, kesalahanmu mengajar mulutmu, dan kamu memilih lidah orang licik.”

Ayub 15:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 15:5?

Elifas menuduh bahwa dosa Ayub membimbing mulutnya dan bahwa dia memilih bahasa orang licik. Ini berarti Elifas menganggap perkataan Ayub penuh tipu daya dan kesalahan.

Latar belakang

Mengatakan kesalahan Ayub mengontrol kata-katanya

Elifas menuduh bahwa kesalahan Ayub-lah yang mengajari mulutnya, dan ia memilih bahasa orang licik. Ini adalah tuduhan bahwa perkataan Ayub mencerminkan hatinya yang penuh dosa, bukan kebenaran.

Di mana

Tempat pembuangan abu di luar kampung

Di timbunan abu, debu, dan pecahan periuk

Kapan

~1900 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuduhan pertama Elifas
Ayub menjawab
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas

Orang Teman, saudara Ayub, ~50 tahun

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲוֹן

avon · kesalahanmu

Kesalahan, kejahatan, atau akibat dari dosa

אָלַף

alaph · mengajar

Belajar, mengajar, atau terbiasa

לָשׁוֹן

lashon · lidah

Lidah, bahasa, atau perkataan

Kata 'avon' menunjukkan kesalahan yang berat, dan 'alaph' berarti belajar dari kebiasaan. Jadi Elifas menuduh Ayub telah terbiasa berdosa sehingga kata-katanya penuh tipu daya—tuduhan yang keliru.

Tahukah kamu

Frasa 'lidah orang licik'

Istilah 'licik' dalam bahasa Ibrani adalah 'aram', yang bisa berarti 'licik' atau 'penipu'. Elifas menyiratkan bahwa Ayub memakai kata-kata manipulatif, mirip dengan ular yang licik (Kejadian 3:1).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 15:5

✕  Sering dikira

Menganggap perkataan Ayub di pasal 3 sebagai bukti dosanya.

✓  Yang sebenarnya

Ayub mengutuk hari kelahirannya, tetapi itu adalah ungkapan penderitaan, bukan dosa yang disengaja.

✕  Sering dikira

Menganggap setiap orang yang berdebat dengan sahabat berarti memilih lidah licik.

✓  Yang sebenarnya

Ayub berbicara jujur dalam penderitaannya, bukan dengan tipu daya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 15:5

Perkataan kita mencerminkan isi hati. Jika ada kepahitan atau dosa, itu akan keluar melalui kata-kata. Periksalah hatimu dan mintalah Tuhan membersihkannya.

Ya Tuhan, ciptakan dalam hatiku yang bersih, agar perkataanku tidak menjadi alat dosa, tetapi menjadi saluran kebenaran-Mu. Amin.