Mulut Sendiri Menghukum
Ayub 15:6
Tuduhan Kedua Elifas
“Mulutmu sendiri menghukummu, bukan aku; lidahmu sendiri bersaksi melawanmu.”Ayub 15:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mulutmu sendirilah yang mempersalahkan engkau, bukan aku; bibirmu sendiri menjadi saksi menentang engkau.”Ayub 15:6 · TB
Terjemahan Baru
“Tak perlu engkau kutuduh dan persalahkan, sebab oleh kata-katamu sendiri kau diadukan.”Ayub 15:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thine own mouth condemneth thee, and not I: yea, thine own lips testify against thee.”Ayub 15:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:6?
Elifas berkata bahwa mulut Ayub sendiri yang menghukumnya, bukan Elifas. Artinya, kata-kata Ayub yang tidak bijak itu telah membuktikan kesalahannya sendiri.
Latar belakang
Kata-kata Ayub menjadi saksi
Elifas berkata bahwa mulut Ayub sendiri yang menghukum dia, dan lidahnya sendiri bersaksi melawannya. Ini berarti Elifas menganggap perkataan Ayub sebagai bukti kesalahannya sendiri.
Di mana
Tempat pembuangan abu di luar kampung
Di timbunan abu, debu, dan pecahan periuk
Kapan
~1900 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Elifas
Orang Teman, saudara Ayub, ~50 tahun
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פִּיךָ
pikha · mulutmu
Mulut, bukaan
רָשַׁע
rasha · menghukum
Menyatakan bersalah, menghukum
עָנָה
anah · bersaksi
Menjawab, memberi kesaksian
Kata 'rasha' berarti 'menyatakan salah', dan 'anah' berarti 'bersaksi'. Elifas mengklaim bahwa mulut Ayub sendiri sudah membuktikan dia salah, padahal Ayub hanya jujur tentang penderitaannya.
Tahukah kamu
Konsep saksi dalam hukum kuno
Dalam hukum Israel, kesaksian dua atau tiga saksi diperlukan untuk menghukum (Ulangan 19:15). Elifas menggunakan metafora ini untuk menuduh Ayub, tetapi ironisnya, perkataan Ayub justru menunjukkan ketulusannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:6
Lukas 19:22
Dihakimi kata-kata
“Dari mulutmu sendiri Aku menghakimi engkau, hai hamba yang jahat!”
Matius 12:37
Kata-kata menentukan
“Karena menurut kata-katamu engkau akan dibenarkan, dan menurut kata-katamu engkau akan dihukum.”
Ayub 33:8-9
Sahabat menuduh
“Aku mendengar teguranmu, tetapi aku tidak melihat hikmat di dalamnya. Engkau berkata: 'Aku bersih, tanpa pelanggaran, aku suci, tanpa dosa.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:6
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub telah mengakui dosanya dengan kata-katanya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tidak mengaku dosa; ia mempertahankan ketulusannya, dan Elifas salah menafsirkan.
✕ Sering dikira
Menganggap Elifas benar bahwa kesaksian lidah sendiri adalah cukup.
✓ Yang sebenarnya
Dalam hukum, kesaksian diri tidak selalu cukup; Elifas menerapkan standar yang salah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:6
Kata-kata kita bisa menjadi saksi yang memberatkan atau pembela kita. Jagalah perkataanmu, karena apa yang keluar dari mulutmu dapat menentukan bagaimana orang menilaimu.
Tuhan, tolong aku untuk selalu berpikir sebelum berbicara, agar kata-kataku tidak menjadi boomerang yang mencelakakan diriku sendiri. Amin.