Menuduh Ayub bicara sia-sia

Ayub 15:2

Teman-teman Menghakimi Ayub

“Akankah orang berhikmat menjawab dengan pengetahuan yang berisi angin, dan memenuhi perutnya dengan angin timur?

Ayub 15:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 15:2?

Elifas menuduh Ayub berbicara omong kosong, seperti 'pengetahuan yang berisi angin' dan 'perut yang dipenuhi angin timur'. Dia menganggap perkataan Ayub tidak berhikmat, kosong, dan tidak berguna.

Latar belakang

Pertanyaan retoris yang menuduh

Elifas bertanya dengan nada sinis apakah orang berhikmat menjawab dengan pengetahuan yang tidak berguna, seperti angin timur yang panas dan kering. Ia menuduh Ayub berbicara kosong dan tidak berdasar.

Di mana

Teman

Di tempat pembuangan abu, tengah percakapan berat

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub mengutuk kelahirannya
Pertukaran tuduhan dan pembelaan
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Teman Ayub yang berpengalaman, angkuh dalam kebenaran sendiri

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, bertanya mengapa ia dilahirkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דַּעַת

da‘at · pengetahuan

pengetahuan, pemahaman, kebijaksanaan

רוּחַ

ruakh · angin

napas, angin, roh

קָדִים

qadim · timur

timur, angin timur yang kencang dan panas

Kata 'da'at' (pengetahuan) seharusnya membawa manfaat, tetapi Elifas mengaitkannya dengan 'ruakh' (angin) yang sia-sia dan 'qadim' (timur) yang merusak. Ia menuduh Ayub memakai pengetahuan untuk hal kosong.

Tahukah kamu

Angin timur

Angin timur di Timur Tengah sangat panas dan kering, bertiup dari gurun. Dalam Alkitab, sering melambangkan kehancuran atau hukuman (Yeremia 18:17).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 15:2

✕  Sering dikira

Ayub memang berbicara tanpa pengetahuan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub berbicara dari kepedihan, tetapi tetap berpegang pada imannya; tuduhan Elifas tidak adil.

✕  Sering dikira

Semua pengetahuan yang tidak praktis adalah angin.

✓  Yang sebenarnya

Elifas menggunakan metafora untuk merendahkan Ayub, bukan untuk mengajarkan prinsip umum.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 15:2

Perkataan kita bisa menjadi angin yang merusak atau berkat yang membangun. Renungkan apakah kata-katamu saat ini penuh hikmat atau justru kosong dan menyakiti.

Ya Allah, kendalikan lidahku agar setiap perkataanku membawa manfaat dan kehidupan, bukan sia-sia. Amin.