Elifas menyela penderitaan Ayub
Ayub 15:1
Teman-teman Menghakimi Ayub
“Lalu, Elifas, orang Teman, menjawab, katanya,”Ayub 15:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka Elifas, orang Teman, menjawab:”Ayub 15:1 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Elifas menjawab, "Omong kosong, Ayub, cakapmu sungguh tiada arti! Tak ada orang arif yang menjawab seperti kau ini, tak akan ia membela dirinya dengan kata-kata yang tak ada maknanya.”Ayub 15:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then answered Eliphaz the Temanite, and said,”Ayub 15:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:1?
Elifas, salah satu sahabat Ayub, mulai berbicara. Dia berasal dari Teman, sebuah kota yang terkenal akan hikmat. Ayat ini memperkenalkan pidato kedua Elifas sebagai tanggapan atas perkataan Ayub sebelumnya.
Latar belakang
Elifas mulai berbicara
Setelah mendengar keluhan Ayub, Elifas membuka pidatonya kembali dengan pertanyaan retoris. Ia menuduh Ayub berbicara kosong dan tidak berhikmat, menyamakan perkataannya dengan angin timur yang panas dan merusak.
Di mana
Teman
Di tempat pembuangan abu, setelah Ayub mengutuk kelahirannya (Ayub 3)
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
Teman Ayub, dihormati, menuakan hikmat
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita berat, kehilangan segalanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּעַן
vayya‘an · menjawab
berbicara sebagai tanggapan, biasanya dalam konteks perdebatan
חָכָם
khakham · berhikmat
terampil dalam hidup, bijaksana
רוּחַ
ruakh · angin
napas, angin, roh
Kata 'menjawab' menunjukkan perdebatan, 'berhikmat' menekankan siapa yang benar-benar bijak, dan 'angin' menyinggung kesia-siaan. Elifas menuduh Ayub memakai hikmat palsu yang kosong seperti angin.
Tahukah kamu
Orang Teman
Teman, kota Elifas, mungkin terletak di Edom, terkenal dengan orang-orang berhikmat (Yeremia 49:7). Elifas dianggap paling bijaksana di antara ketiga teman Ayub.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:1
Amsal 15:2
hikmat vs kebodohan
“Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal memancarkan kebodohan.”
Ayub 8:2
kritik angin
“Berapa lama lagi engkau akan berbicara begitu, dan perkataan mulutmu seperti angin kencang?”
Ayub 16:3
kata kosong
“Apa gunanya kata-kata kosong yang engkau ucapkan?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:1
✕ Sering dikira
Elifas benar tentang Ayub yang berbicara kosong.
✓ Yang sebenarnya
Elifas salah menilai: Ayub berbicara dari penderitaan, bukan kesombongan.
✕ Sering dikira
Elifas hanya menyampaikan hikmat tradisional yang benar.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun sebagian benar, cara Elifas keliru karena menghakimi Ayub tanpa memahami penderitaannya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:1
Kadang kita cepat menghakimi orang yang sedang menderita tanpa memahami pergumulannya. Belajarlah untuk mendengarkan dengan empati sebelum memberi nasihat.
Tuhan, ajari aku untuk merespons sesamaku dengan kasih dan pengertian, bukan dengan penghakiman yang tergesa-gesa. Amin.