Ayub Menyindir Teguran Sahabat

Ayub 6:26

Penderitaan dan Kekecewaan kepada Sahabat

PerikopAyub Kecewa terhadap Sahabat-Sahabatnya · Ayub 6:1-30 →
“Apakah kamu bermaksud menegur perkataanku, dan menganggap perkataan orang yang putus asa seperti angin?”

Ayub 6:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 6:26?

Ayub merasa bahwa sahabat-sahabatnya hanya menganggap perkataannya sebagai angin lalu, tidak serius mendengarkan atau memahami keputusasaannya. Mereka menegur kata-katanya seolah-olah itu tidak berarti.

Latar belakang

Perkataan Orang Putus Asa Bukan Angin

Ayub mempertanyakan maksud sahabat-sahabatnya: apakah mereka berniat menegur perkataannya, atau menganggap ucapan orang yang putus asa hanya omong kosong? Ia menegaskan bahwa perkataannya serius dan tidak boleh dianggap enteng.

Di mana

Tanah Us

Di tempat pembuangan abu, sedang berduka

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub dipulihkan Tuhan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita berat, ~60 tahun

E

Kepada

Elifas, Bildad, Zofar

Tiga sahabat yang menghakimi Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָכַח

yakach · menegur

Membuktikan, menghukum, atau mengoreksi dengan argumen.

נוֹאָשׁ

no'ash · putus asa

Orang yang kehilangan harapan, putus asa.

רוּחַ

ruach · angin

Angin, napas, atau roh; bisa berarti sesuatu yang tidak berwujud.

Kata 'menegur' menunjukkan upaya serius untuk mengoreksi, tetapi Ayub bertanya-tanya apakah mereka serius atau hanya menganggap perkataannya seperti 'angin'—sesuatu yang tidak bermakna. Ini menyoroti betapa pentingnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh mereka yang sedang berputus asa.

Tahukah kamu

Bahasa Ibrani yang Puitis

Frasa 'seperti angin' dalam bahasa Ibrani bisa berarti 'hal yang sia-sia' atau 'embusan napas', menunjukkan betapa cepatnya mereka mengabaikan penderitaan Ayub.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 6:26

✕  Sering dikira

Menganggap Ayub berkata bahwa orang putus asa tidak perlu ditegur.

✓  Yang sebenarnya

Ayub justru mempertanyakan motif sahabatnya; ia menginginkan teguran yang membangun, bukan yang meremehkan.

✕  Sering dikira

Mengira 'angin' berarti perkataan Ayub tidak penting, padahal itu tuduhan sahabat.

✓  Yang sebenarnya

Ayub memakai kiasan untuk menunjukkan bahwa sahabatnya memperlakukan dia dengan tidak serius.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 6:26

Ketika seseorang sedang putus asa, kita harus mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan tidak mengabaikan perasaan mereka. Kata-kata yang diucapkan dengan kepedihan hati perlu disikapi dengan empati, bukan dianggap remeh.

Ya Tuhan, mampukan aku untuk mendengarkan keluhan sesamaku dengan penuh perhatian dan tidak meremehkan isi hati mereka. Amin.