Elifas merendahkan manusia di hadapan Allah
Ayub 15:14
Manusia Fana dan Allah yang Kudus
PerikopElifas Mencerca Ayub · Ayub 15:1-35 →“Apakah manusia sehingga dia harus suci, atau dia yang lahir dari perempuan, sehingga dia bisa menjadi benar?”Ayub 15:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Masakan manusia bersih, masakan benar yang lahir dari perempuan?”Ayub 15:14 · TB
Terjemahan Baru
“Mungkinkah manusia sama sekali tak salah? Dapatkah ia dibenarkan di hadapan Allah?”Ayub 15:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“What is man, that he should be clean? and he which is born of a woman, that he should be righteous?”Ayub 15:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:14?
Elifas mempertanyakan kemungkinan manusia untuk menjadi suci atau benar di hadapan Allah, mengingat kelemahan manusiawi. Ini adalah pertanyaan retoris yang menyiratkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna secara moral.
Latar belakang
Siapa manusia di hadapan Allah?
Elifas mempertanyakan kemungkinan manusia menjadi suci di mata Allah, menekankan ketidakmurnian manusia yang lahir dari perempuan. Ia memakai argumen untuk menyiratkan bahwa Ayub tidak mungkin benar.
Di mana
Di dekat timbunan abu di luar kota
Di timbunan abu, di tengah percakapan
Kapan
±2000 SM
Penderitaan Ayub dan dialog
Yang berbicara
Elifas
Teman Ayub, menganggap diri pembela kebenaran.
Kepada
Ayub
Orang yang menderita, dicap sebagai berdosa.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֱנוֹשׁ
enosh · manusia
manusia fana, lemah, dan rentan.
יִזְכֶּה
yizkeh · suci
menjadi bersih, murni, atau benar di hadapan Tuhan.
יִצְדַּק
yitzdak · benar
dinyatakan benar atau adil.
Kata-kata ini menekankan kontras antara manusia yang lemah dan Allah yang kudus, menyiratkan bahwa tidak ada yang bisa benar di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Lahir dari perempuan
Ungkapan 'lahir dari perempuan' digunakan untuk menekankan kelemahan manusia, karena dalam budaya patriarkal, kelahiran dari perempuan dianggap najis secara ritual.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:14
✕ Sering dikira
Manusia tidak mungkin suci sama sekali, jadi usaha sia-sia.
✓ Yang sebenarnya
Elifas sedang menekankan kebutuhan akan anugerah, bukan bahwa kekudusan mustahil.
✕ Sering dikira
Kelahiran dari perempuan itu najis.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan pernyataan tentang perempuan, tetapi cara mengungkapkan kelemahan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:14
Kita sering merasa sudah cukup baik, tetapi ayat ini mengingatkan bahwa standar Allah jauh melampaui usaha kita. Alih-alih putus asa, mari kita bersyukur atas anugerah-Nya yang memungkinkan kita dibenarkan melalui iman, bukan usaha sendiri.
Ya Allah, aku menyadari ketidakmampuanku untuk suci sendiri; terima kasih untuk kasih karunia-Mu yang membersihkanku. Amin.