Bildad Menuduh Ayub Berbicara Sia-sia
Ayub 8:2
Omongan Kosong Ayub
PerikopBildad Membela Keadilan Allah · Ayub 8:1-22 →““Berapa lama lagi kamu akan mengatakan hal-hal itu, dan perkataan mulutmu menjadi seperti angin kencang.”Ayub 8:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Berapa lamakah lagi engkau akan berbicara begitu, dan perkataan mulutmu seperti angin yang menderu?”Ayub 8:2 · TB
Terjemahan Baru
“(8:1)”Ayub 8:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“How long wilt thou speak these things? and how long shall the words of thy mouth be like a strong wind?”Ayub 8:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 8:2?
Bildad menegur Ayub dengan keras, mengatakan bahwa perkataan Ayub seperti angin kencang, yaitu kosong dan tidak berguna. Bildad menganggap Ayub berbicara terlalu banyak tanpa dasar yang benar.
Latar belakang
Bildad Menyinggung Perkataan Ayub
Bildad merasa Ayub telah berbicara terlalu banyak dan tidak sopan. Ia menyamakan kata-kata Ayub dengan angin kencang yang tidak berguna. Ini menunjukkan ketidaksabaran Bildad terhadap ratapan Ayub.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu
Kapan
~2000 SM (setting)
Zaman para patriark
Yang berbicara
Bildad, orang Suah
Sahabat Ayub, ~40 tahun
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תֹאמַר
tomar · berkata
Mengatakan, menyatakan
אִמְרֵי
imrei · perkataan
Ucapan, kata-kata
רוּחַ כַּבִּירָה
ruach kabirah · angin kencang
Angin yang kuat, bisa berarti sia-sia
Kata 'ruach' bisa berarti angin, nafas, atau roh. Bildad memakai makna 'angin' untuk meremehkan kata-kata Ayub, menunjukkan bahwa ia menganggapnya tidak berbobot.
Tahukah kamu
Angin Kencang di Timur Tengah
Angin kencang di daerah padang pasir sering membawa debu dan kehancuran, sehingga menjadi gambaran tentang kekacauan dan kesia-siaan dalam sastra hikmat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 8:2
Ayub 6:26
Ayub membela diri
“Apakah kamu bermaksud menghardik perkataan, padahal perkataan orang yang putus asa hanya angin?”
Ayub 8:2
Ulang kata kunci
“Berapa lama lagi kamu akan mengatakan hal-hal itu, dan perkataan mulutmu menjadi seperti angin kencang.”
Pengkhotbah 1:14
Angin sebagai kesia-siaan
“Aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah matahari, dan lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 8:2
✕ Sering dikira
Menganggap Bildad benar bahwa Ayub hanya omong kosong.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang jujur mengungkapkan kepedihan hatinya, bukan omong kosong. Bildad salah menilai.
✕ Sering dikira
Mengira 'angin kencang' berarti Ayub sedang marah.
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih kepada kiasan bahwa kata-kata Ayub dianggap tidak bermakna oleh Bildad.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 8:2
Terkadang kita berbicara tanpa berpikir, mengeluarkan banyak kata tetapi tidak membangun. Belajarlah untuk berbicara dengan bijak dan penuh kasih, bukan dengan kata-kata yang menyakiti atau sia-sia.
Ya Tuhan, kendalikanlah lidahku agar perkataanku tidak menjadi angin lalu, tetapi menjadi berkat bagi sesamaku. Amin.