Setan Menantang Motif
Ayub 1:9
Ayub Diuji: Iblis Mempertanyakan Kesalehan Ayub
“Kemudian, Setan menjawab TUHAN, katanya, “Apakah Ayub takut akan Allah tanpa alasan?”Ayub 1:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?”Ayub 1:9 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Si Penggoda menjawab, "Tentu saja Ayub menyembah Engkau sebab ia menerima imbalan.”Ayub 1:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Satan answered the LORD, and said, Doth Job fear God for nought?”Ayub 1:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 1:9?
Setan menuduh Ayub takut akan Allah hanya karena Allah memberkatinya dengan melimpah. Pertanyaan ini menyiratkan bahwa kesalehan Ayub mungkin tidak tulus, tetapi didasarkan pada kepentingan pribadi. Ini menjadi ujian utama dalam kitab Ayub: apakah manusia dapat mengasihi Allah tanpa mengharapkan berkat?
Latar belakang
Setan Menuduh Ayub
Setan menjawab dengan sinis, 'Apakah Ayub takut akan Allah karena tidak ada alasan?' Dia menuduh bahwa kesalehan Ayub hanya karena TUHAN memberkati dan melindungi dia.
Di mana
Tempat penulisan
Tidak disebutkan; kemungkinan ditulis di Israel/Yehuda
Kapan
~500 SM (penulisan)
Masa hikmat
Yang berbicara
Setan
Sang penuduh, lawan Allah dan manusia
Kepada
TUHAN
Allah yang mahakuasa dan mahatahu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
takut, hormat, kagum
אֱלֹהִים
elohim · Allah
Allah, jujur
חִנָּם
khinnam · tanpa alasan
secara cuma-cuma, tanpa pamrih
Kata 'khinnam' mengungkap inti tuduhan Setan: Ayub diduga saleh karena berharap berkat, bukan murni karena mengasihi Allah. Ini mempertanyakan motivasi ibadah yang sejati.
Tahukah kamu
Kata 'khinnam'
Frasa 'tanpa alasan' berasal dari bahasa Ibrani 'khinnam', yang berarti 'secara cuma-cuma' atau 'tanpa pamrih'. Setan menuduh Ayub melayani Allah hanya untuk mendapat upah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 1:9
Maleakhi 3:14
Pertanyaan motif
“Kamu berkata, 'Sia-sia beribadah kepada Allah. Apa untungnya kita memelihara perintah-Nya?'”
Ayub 2:5
Menantang kesalehan
“Akan tetapi, ulurkan tangan-Mu, dan sentuh tulang dan dagingnya, maka dia akan mengutuki-Mu di hadapan-Mu.”
Mazmur 18:20
Iman dan upah
“TUHAN memperlakukan aku sesuai dengan kebenaranku, sesuai dengan kesucian tanganku, Dia membalas aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 1:9
✕ Sering dikira
Menganggap pertanyaan Setan benar bahwa tidak ada orang yang takut Allah tanpa pamrih.
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan Setan adalah tuduhan, bukan kebenaran; Alkitab menunjukkan iman sejati dapat tanpa pamrih.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa mengasihi Allah untuk berkat adalah hal yang salah.
✓ Yang sebenarnya
Berkat adalah anugerah, tetapi motivasi utama haruslah kasih kepada Allah, bukan sekadar upah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 1:9
Tuduhan Setan membuat kita bertanya: apakah kita mengikuti Allah karena mengenal Dia atau karena berkat-Nya? Cobalah untuk menguji motivasi kita dalam beribadah. Sudahkah kita bersyukur kepada Allah bukan hanya ketika segala sesuatu berjalan baik, tetapi juga saat kita dalam kekurangan?
Tuhan, murnikan motivasi kami dalam mengikut Engkau. Ajari kami untuk mengasihi-Mu bukan karena apa yang Engkau beri, tetapi karena siapa Engkau. Amin.