Ayub 1:8
“Kemudian, TUHAN bertanya kepada Setan, “Sudahkah kamu memperhatikan hamba-Ku, Ayub? Tidak ada orang yang seperti dia di muka bumi, seorang yang saleh dan benar, seorang yang takut akan Allah, dan menjauhkan diri dari kejahatan.””Ayub 1:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba- Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."”Ayub 1:8 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu TUHAN bertanya, "Apakah telah kauperhatikan hamba-Ku Ayub? Di seluruh bumi tak ada orang yang begitu setia dan baik hati seperti dia. Ia menyembah Aku dan sama sekali tidak berbuat kejahatan."”Ayub 1:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the LORD said unto Satan, Hast thou considered my servant Job, that there is none like him in the earth, a perfect and an upright man, one that feareth God, and escheweth evil?”Ayub 1:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 1:8?
Allah secara khusus memuji Ayub di hadapan Setan, menyebutnya sebagai hamba-Nya yang saleh dan benar, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ini menunjukkan bahwa Ayub memiliki reputasi yang baik di mata Allah dan menjadi teladan iman. Pujian ini juga merupakan tantangan bagi Setan untuk menguji kesalehan Ayub.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 1:8
Pujian Allah terhadap Ayub mengingatkan kita bahwa hidup kita adalah kesaksian di hadapan Allah dan makhluk-makhluk surgawi. Pertanyaan yang bisa kita renungkan: apakah hidup kita layak dipuji oleh Allah? Mari kita berusaha untuk hidup saleh dan benar, bukan untuk pujian manusia, tetapi untuk kemuliaan Allah.
Bapa, jadikan kami pribadi yang saleh dan benar seperti Ayub, yang takut akan Engkau dan menjauhi kejahatan, sehingga hidup kami menjadi berkat dan kemuliaan bagi-Mu. Amin.