Kesalehan Ayub Diakui
Ayub 1:8
Ayub Diuji: Iblis Mempertanyakan Kesalehan Ayub
PerikopAyub, Orang Benar · Ayub 1:1-12 →“Kemudian, TUHAN bertanya kepada Setan, “Sudahkah kamu memperhatikan hamba-Ku, Ayub? Tidak ada orang yang seperti dia di muka bumi, seorang yang saleh dan benar, seorang yang takut akan Allah, dan menjauhkan diri dari kejahatan.””Ayub 1:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba- Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."”Ayub 1:8 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu TUHAN bertanya, "Apakah telah kauperhatikan hamba-Ku Ayub? Di seluruh bumi tak ada orang yang begitu setia dan baik hati seperti dia. Ia menyembah Aku dan sama sekali tidak berbuat kejahatan."”Ayub 1:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the LORD said unto Satan, Hast thou considered my servant Job, that there is none like him in the earth, a perfect and an upright man, one that feareth God, and escheweth evil?”Ayub 1:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 1:8?
Allah secara khusus memuji Ayub di hadapan Setan, menyebutnya sebagai hamba-Nya yang saleh dan benar, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ini menunjukkan bahwa Ayub memiliki reputasi yang baik di mata Allah dan menjadi teladan iman. Pujian ini juga merupakan tantangan bagi Setan untuk menguji kesalehan Ayub.
Latar belakang
TUHAN Memuji Ayub
TUHAN bertanya apakah Setan memperhatikan Ayub, hamba-Nya. Dia menyatakan bahwa tidak ada yang seperti Ayub di bumi, menggambarkan dia sebagai orang yang saleh, benar, takut akan Allah, dan menjauhi kejahatan.
Di mana
Tempat penulisan
Tidak disebutkan; kemungkinan ditulis di Israel/Yehuda
Kapan
~500 SM (penulisan)
Masa hikmat
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang mahakuasa dan mahatahu
Kepada
Setan
Sang penuduh, makhluk spiritual yang jahat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לִבְּךָ שַׂמְתָּ
simta libbekha · menaruh hatimu
Untuk memperhatikan dengan serius
עַבְדִּי
avdi · hamba-Ku
Hamba yang berbakti
אֵין כָּמֹהוּ
ein kamohu · tidak ada yang seperti dia
Tidak ada bandingannya
TUHAN sendiri yang menunjukkan Ayub sebagai teladan. Kata 'hamba' menekankan hubungan perjanjian, dan 'tidak ada yang seperti dia' mengindikasikan kekhasan Ayub, tapi bukan tanpa cela sempurna.
Tahukah kamu
Nama 'Ayub' dalam bahasa Ibrani
Nama 'Ayub' (Iyyov) mungkin berarti 'terbenci' atau 'ayah yang mana', tetapi dalam konteks Alkitab, dia adalah contoh ketekunan dan iman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 1:8
Ayub 1:1
Sifat Ayub
“Ada seorang laki-laki di negeri Us yang bernama Ayub. Orang itu saleh dan benar, seorang yang takut akan Allah, dan menjauhkan diri dari kejahatan.”
Kejadian 6:9
Orang benar
“Noah adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Noah hidup bergaul dengan Allah.”
Ayub 2:3
Kesalehan diuji
“Masihkah engkau bertahan dalam kesalehanmu? Kutuklah Allah dan matilah!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 1:8
✕ Sering dikira
Mengira TUHAN memuji kesalehan Ayub tanpa ada cacat, sehingga dia tidak perlu anugerah.
✓ Yang sebenarnya
Kesalehan Ayub adalah hasil kasih karunia, dan bukan berarti dia tidak pernah berdosa; dia tetap butuh kurban bakaran.
✕ Sering dikira
Berpikir Tuhan membual tentang Ayub kepada Setan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pernyataan yang jujur dan menggambarkan standar kesalehan yang dapat dicapai melalui anugerah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 1:8
Pujian Allah terhadap Ayub mengingatkan kita bahwa hidup kita adalah kesaksian di hadapan Allah dan makhluk-makhluk surgawi. Pertanyaan yang bisa kita renungkan: apakah hidup kita layak dipuji oleh Allah? Mari kita berusaha untuk hidup saleh dan benar, bukan untuk pujian manusia, tetapi untuk kemuliaan Allah.
Bapa, jadikan kami pribadi yang saleh dan benar seperti Ayub, yang takut akan Engkau dan menjauhi kejahatan, sehingga hidup kami menjadi berkat dan kemuliaan bagi-Mu. Amin.