Pencemooh yang Menolak Nasihat

Amsal 15:12

Hikmat dalam Perkataan dan Hidup

“Pencemooh tidak suka ditegur; dia tidak mau berjalan mendatangi orang berhikmat.”

Amsal 15:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 15:12?

Ayat ini menjelaskan bahwa pencemooh atau orang yang suka menghina tidak suka ditegur, bahkan ia tidak mau mendekati orang berhikmat. Ini menunjukkan bahwa pencemooh menolak nasihat dan perbaikan, sehingga mereka semakin sulit menjadi bijak.

Latar belakang

Sikap Pencemooh terhadap Teguran

Pencemooh tidak suka ditegur dan bahkan tidak mau mendekati orang berhikmat untuk belajar. Ini menunjukkan kesombongan yang menghalangi pertumbuhan.

Di mana

Yerusalem

Pasar kota, siang hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menulis Amsal
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, bijak, ~40 tahun

A

Kepada

Anak-anak Israel

Pembaca yang perlu waspada akan sikap sombong

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֵץ

lets · pencemooh

Pengejek, orang yang sombong dan meremehkan

תּוֹכַחַת

tokhachat · ditegur

Koreksi atau teguran yang membangun

חָכָם

chakam · berhikmat

Bijak, terampil dalam hidup

Pencemooh menolak teguran dan menjauh dari orang bijak, sehingga ia tetap dalam kebodohannya. Sikap ini kontras dengan orang yang rendah hati yang mau belajar.

Tahukah kamu

Pencemooh dalam bahasa Ibrani

Kata 'pencemooh' adalah 'lets' yang merujuk pada orang yang sombong dan suka meremehkan, sering muncul dalam Amsal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 15:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 15:12

✕  Sering dikira

Mengira semua orang yang tidak suka ditegur adalah pencemooh.

✓  Yang sebenarnya

Pencemooh memiliki sikap khusus: sombong dan meremehkan, bukan sekadar tidak suka.

✕  Sering dikira

Menganggap kita tidak boleh menegur orang sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini hanya menunjukkan realitas bahwa pencemooh tidak menerima teguran, bukan larangan untuk menegur.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 15:12

Bagaimana sikap kita terhadap teguran? Jika kita cenderung tersinggung atau menghindari orang yang mengingatkan, hati-hati. Berusahalah untuk terbuka terhadap kritik yang membangun, karena itu salah satu jalan menuju hikmat.

Tuhan, bentuk hatiku agar rela menerima teguran dan tidak menjauhi orang-orang yang dapat menegurku dengan bijaksana. Amin.