Jerat Pelanggaran
Amsal 29:6
Konsekuensi Kejahatan
“Orang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar bersorak dan bersukacita.”Amsal 29:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang yang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar akan bersorak dan bersukacita.”Amsal 29:6 · TB
Terjemahan Baru
“Orang jahat terjerat oleh dosanya, orang jujur merasa senang dan bahagia.”Amsal 29:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang jahat akan terjerat oleh dosa-dosanya, tetapi orang yang hidup benar akan bernyanyi dengan bahagia.”Amsal 29:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In the transgression of an evil man there is a snare: but the righteous doth sing and rejoice.”Amsal 29:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 29:6?
Amsal 29:6 mengatakan bahwa orang jahat terjerat oleh dosanya sendiri, sedangkan orang benar bersorak dan bersukacita. Ini menunjukkan bahwa kejahatan pada akhirnya menghancurkan pelakunya, sementara hidup benar membawa sukacita.
Latar belakang
Orang Jahat Terjerat Sendiri
Orang jahat akan jatuh ke dalam perangkap yang dibuat oleh pelanggarannya sendiri, sedangkan orang benar bersukacita karena melihat keadilan Allah. Ini menegaskan prinsip bahwa kejahatan mengandung benih kehancurannya sendiri.
Di mana
Yerusalem
Di istana, menulis untuk generasi berikutnya
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, penulis Amsal, terkenal akan hikmatnya
Kepada
Para pembaca muda
Orang-orang yang mencari nasihat untuk hidup bijak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוֹקֵשׁ
moqesh · terjerat
Perangkap atau jerat yang membuat seseorang tertangkap
פֶּשַׁע
pesha · pelanggaran
Pemberontakan atau kejahatan yang disengaja terhadap Allah atau manusia
יָרוּן
yarun · bersorak
Bersorak kegirangan atau bernyanyi dengan sukacita
Moqesh adalah jerat, dan pesha adalah pemberontakan yang disengaja. Ayat ini menunjukkan bahwa dosa itu sendiri menjadi jerat yang menangkap pelakunya, bukan hukuman dari luar. Sementara itu, orang benar merespons dengan nyanyian sukacita (yarun) karena kebenaran menang.
Tahukah kamu
Prinsip Menuai
Dalam budaya kuno, jerat sering dipakai dalam peribahasa untuk menggambarkan nasib buruk yang menimpa orang yang merencanakan kejahatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:6
Amsal 11:5
Orang fasik jatuh
“Kebenaran orang yang tulus akan meratakan jalannya, tetapi orang fasik jatuh oleh kefasikannya.”
Mazmur 7:16
Jatuh ke lubang sendiri
“Ia membuat lobang dan menggalinya dalam-dalam, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya.”
Galatia 6:7
Menuai yang ditabur
“Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 29:6
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa orang benar tidak akan pernah menderita atau menghadapi masalah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak menjamin hidup tanpa masalah, tetapi menekankan bahwa kejahatan akan membawa kehancuran, sedangkan kebenaran membawa sukacita akhirnya.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa semua pelanggaran pasti ketahuan langsung di dunia ini, sehingga orang jahat langsung dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang prinsip umum, tetapi keadilan Allah bisa terjadi sekarang atau pada akhir zaman; orang benar tetap bersorak karena keyakinan iman.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 29:6
Mungkin terlihat bahwa kejahatan bisa menguntungkan, tetapi pada akhirnya akan membawa masalah. Sebaliknya, hidup jujur dan benar mendatangkan damai dan sukacita sejati. Percayalah bahwa kebenaran selalu membawa berkat.
Tuhan, tolonglah aku untuk selalu memilih jalan yang benar, dan berikanlah sukacita yang melampaui segala keadaan. Amin.